Lagi Nyangkul, Temukan Bom, Nyaris Dijual

Sabtu, 24 Desember 2016 – 15:51 WIB
Ilustrasi. Foto: AFP

jpnn.com -  TARAKAN – Bom sisa Perang Dunia II kembali ditemukan di Tarakan, Kalimantan Utara.

Kali ini, warga bernama Syafruddin menemukan bom itu di Jalan Pulau Bunyu RT 02, Kelurahan Kampung Satu/SKIP, Rabu (21/12) jelang tengah malam.

BACA JUGA: Duh, Polisi Ganteng Ini Malah Bikin Lalu Lintas Macet

Syafruddin mengaku menemukan bom itu saat menggali parit menggunakan cangkul.

Tiba-tiba dia merasa pukulan cangkulnya mengenai benda keras.

BACA JUGA: Gali Kubur Malah Dapat Bom Aktif

Saat itu, posisi moncong mortir tertanam ke bawah.

Dia mengira benda tersebut hanyalah besi tua biasa.

BACA JUGA: Pramuka Indonesia Heningkan Cipta untuk Korban Bom Hiroshima

Karena itu, dia mengambil benda tersebut lalu menyimpan di bawah pohon.

“Benda ini hampir saya jual, karena bentuknya seperti besi. Namun, setelah mendengar bahwa benda yang saya temukan ini adalah mortir saya langsung melapor ke polisi (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu  Polres Tarakan),” ungkap Syafruddin sebagaimana dilansir Radar Tarakan, Jumat (23/12).

Berdasarkan pantauan, sekitar pukul 10.20 Wita pada Kamis (22/12), Unit Jibom Subseden 4, Detasemen C Pelopor Brimob Polda Kaltim-Tarakan mendatangi lokasi penemuan bom dan melakukan evakuasi.

Panit I Subden 4 Gegana Satrimobda Kaltim Ipda Moh. Nur Sugiharto mengatakan, mortir yang ditemukan Syafruddin tidak terlalu besar namun memiliki daya ledak yang cukup tinggi.

“Dalam evakuasi mortir ini kami tidak mengalami hambatan sama sekali, beda kalau penemuan dengan roket, dibutuhkan penanganan ekstra. Bom ini kami amankan di bunker Mako Detasemen C Pelopor Sat Brimob Polda Kaltim,” ujarnya.

Dia menambahkan, mortir itu masih aktif dengan ukuran panjang 37 centimeter, dengan diameter belakang 14 centimeter.

Kemudian diameter depan 14 centimeter dan berat tiga kilogram.

“Tidak menutup kemungkinan mortir-mortir lainnya masih banyak terdapat di lokasi yang merupakan daerah tambang minyak,” katanya. (eru/ash)


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler