Lama Tak Latihan, Begini Kondisi Para Pemain Persebaya Surabaya

Senin, 31 Agustus 2020 – 21:29 WIB
Makan Konate dan sejumlah pemain Persebaya saat menjalani latihan perdana di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (31/08/2020). (ANTARA Jatim/HO-Official Persebaya/FA)

jpnn.com, SURABAYA - Tim Persebaya Surabaya menggelar latihan perdana secara tertutup.

Latihan perdana digelar menghadapi dimulainya kembali Liga 1 Indonesia setelah sekitar lima bulan terhenti akibat pandemi virus Corona (COVID-19).

BACA JUGA: Persebaya Kok Belum Juga Menetapkan Markas di Musim Kompetisi 2020?

"Alhamdulillah kondisi pemain meskipun tidak 100 persen, tetapi tidak terlalu signifikan turunnya. Kondisi pemain juga cukup terjaga dengan berat badan ideal," ujar Pelatih Persebaya Aji Santoso, seperti dikutip dari laman resmi klub, Senin (31/8).

Para penggawa "Bajol Ijo" berlatih di Stadion Gelora Delta Sidoarjo dengan penerapan ketat protokol kesehatan.

BACA JUGA: Mantap! Ini yang Dilakukan Bhayangkara FC Agar Pemain Tak Rentan Cedera

Tidak hanya kondisi fisik yang bagus, kata Aji, feeling ball pemain juga tidak banyak hilang meski diakuinya terjadi penurunan.

Pelatih yang pernah menjabat kapten Persebaya tersebut mengaku fokus utama dalam pekan pertama latihan adalah conditioning.

BACA JUGA: Pemain Muda Ini Dipinjamkan ke PSMS Medan, Semoga Serangannya Mantap!

Targetnya, lanjut dia, dalam waktu sebulan pemainnya sudah siap untuk menghadapi kelanjutan kompetisi.

"Hari ini latihan dalam medium set game, karena dalam minggu-minggu ini masih untuk conditioning. Anak-anak paling tidak mengembalikan kondisi kebugaran," ungkap Aji.

Sementara 20 pemain mengikuti latihan perdana, dua pemain yakni Zoubairou Garba masih menjalani tes usap susulan, sedangkan Mokhamad Syaifudin harus menjalani proses penyembuhan cedera.

Di sisi lain, pada penerapan protokol kesehatan di latihan perdana, hanya pemain dan ofisial Persebaya yang diperbolehkan berada di area latihan.

Dokter tim Persebaya, dr Pratama Wicaksana menyampaikan dalam penerapan protokol kesehatan tidak ada kompromi karena sejak awal memang peduli dalam urusan keselamatan.

Itu sebabnya, Persebaya kali pertama menyuarakan tidak setuju kompetisi dilanjutkan.

"Manajemen memberi wewenang penuh pada saya untuk memastikan latihan dan aktivitas tim tetap diberlakukan protokol kesehatan ketat," tuturnya.

Latihan perdana digelar usai para pemain mengikuti tes usap yang hasilnya semua negatif.(Antara/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler