Lapas Rusuh Lagi, Gubernur: Belajarlah dari Kesalahan

Sabtu, 23 Juli 2016 – 20:11 WIB
Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti. Foto: Dokumen JPNN

jpnn.com - BENGKULU - Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti menilai kejadian kerusuhan itu seharusnya dapat dipelajari atas terjadinya bentrok hingga pembakaran Rutan Malabero beberapa bulan lalu. 

Meski demikian, gubernur menyerahkan permasalahan bentrok polisi dan penghuni lapas kepada penegak hukum. 

BACA JUGA: Prajurit TNI Temukan Ladang Ganja di Perbatasan RI-Papua Nugini

“Kita sangat prihatin dengan kejadian ini. Seharusnya kejadian ini dapat diminimalisir, dengan mempelajari permasalahan yang sudah terjadi,” ungkap Ridwan Mukti kepada Bengkulu Ekspress (Jawa Pos Group), kemarin.

Saat kejadian berlangsung, Gubernur mengaku telah perintahkan langsung Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Provinsi Bengkulu Sudoto MPd, Plt Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Kementerian Dalam Negeri (Kesbangpol) Pemprov Bengkulu Hamka Sabri untuk melakukan pendampingan antisipasi terjadinya kerusuhan kembali. 

BACA JUGA: Buntut Kerusuhan, Kakanwil Akhirnya Pecat KPLP Lapas Bengkulu

“Saat kejadian melalui twitter, saya sudah perintahkan tim untuk turun lapangan. Agar antisipasi kejadian tidak terulang kembali,” tambahnya.

Untuk itu, dalam kerusuhan ini, gubernur menyerahkan langsung kepada penegak hukum untuk melakukan penyelidikan. 

BACA JUGA: Usai Teman Ayah Masuk Rumah, Bocah 3 Tahun Menangis Anunya Sakit

Agar tidak terulang ke tiga kali dalam masalah yang sama. Gubernur meminta adanya kajian khusus dan teknis secara mendalam. Agar ketika dilakukan razia narkoba di dalam Lapas, para narapinan tidak membuat kerusuhan. 

“Dalam penangannan razia napi, kita serahkan kepada polisian untuk melakukan Kajian teknis. Sehingga upaya preventif dapat dilakukan tanpa ada kerusahan,” beber Ridwan Mukti.(167/614/151/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rusuh, Lapas Bentiring Ditutup Sementara, Polisi Ambil Alih Pengamanan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler