Larangan TKW ke Luar Negeri Bisa jadi Pemicu Prostitusi

Kamis, 28 Mei 2015 – 13:49 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Sosiolog dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Profesor Musni Umar mengatakan larangan bagi tenaga kerja wanita (TKW) untuk bekerja ke luar negeri yang dikeluarkan oleh Kementerian Tenaga Kerja, bakal mendorong maraknya praktik prostitusi.

"Menteri Tenaga Kerja Muhammad Hanif Dhakiri, melarang TKW keluar negeri. Ini juga mendorong praktik prostitusi semakin banyak," kata Musni Umar, menjawab pertanyaan wartawan, tentang maraknya pelacuran, Kamis (28/5).

BACA JUGA: Aziz Syamsuddin Dilaporkan ke MKD Terkait Makelar Kasus

Kalau larangan ini diberlakukan lebih lama, menurut Musni, praktik prostitusi juga akan semakin merata, terutama di desa-desa yang selama ini pengirim TKW ke luar negeri.

BACA JUGA: Bonus Lain dari Hematnya Biaya Haji

Menurut Wakil Rektor Universitas Ibnu Chaldum ini, para TKW ke luar negeri motifnya adalah untuk mencari nafkah sebagai akibat dari sempitnya kesempatan kerja di dalam negeri.

"TKW ke luar negeri karena tak ada lapangan kerja untuk mereka. Kini kesempatan kerja ke luar negeri juga ditutup. Akhirnya menjual diri untuk makan," ungkapnya.

BACA JUGA: Pemerintah Butuh 1 Tahun untuk Selesaikan Imigran Gelap

Karena itu, Musni mengingatkan pemerintah agar hati-hati dalam mengambil kebijakan, sebab efek negatif dari kebijakan akan ditanggung oleh rakyat.(fas/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gara-gara Jet Pribadi, Menteri Sudirman Dituding Gratifikasi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler