Lari 10 Km, Ganjar Pranowo Ukir Waktu 118 Menit

Minggu, 02 Februari 2020 – 19:25 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah) mengikuti Run Against Cancer 2020 di Semarang, Minggu (2/2). Foto: ANTARA/HO-Humas Pemprov Jawa Tengah

jpnn.com, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mencatatkan waktu satu jam 58 menit saat mengikuti lari 10 km dalam rangka kegiatan Run Against Cancer 2020 di Kota Semarang, Minggu (2/2).

Selain Ganjar, sang istri yakni Siti Atikoh Supriyanti dan sekitar 3.100 pelari dari berbagai daerah juga mengikuti kegiatan sebagai bentuk dukungan terhadap para penyintas kanker ini.

BACA JUGA: Gubernur Ganjar Pranowo Resmikan Borobudur Marathon Lounge di FX Sudirman

Ganjar berlari mulai dari depan Klenteng Sam Poo Kong, kawasan Tugu Muda, Kawasan Kota Lama Semarang dan kembali finis di lokasi start. Sekadar informasi, catatan waktu yang diukir Ganjar (51 tahun) terbilang lumayan untuk ukuran kepala daerah. Para pelari nasional biasanya menghabiskan waktu lari 10 km ini dalam waktu 30 sampai 60 menit.

Meski tampak kelelahan, orang nomor satu di Jateng itu berusaha tersenyum bangga melihat para penyintas kanker yang semangat berlari untuk melawan penyakitnya serta melihat dukungan dari ribuan masyarakat.

BACA JUGA: Ganjar Pranowo: Kalau Obat untuk Pasien Harusnya 1, ya Jangan Diberi 5

Sepanjang rute lari, Ganjar menemui sejumlah penyintas kanker yang ikut berlari, bahkan dengan semangat, mereka menceritakan kisah hidupnya dan suka duka menghadapi penyakit mematikan itu.

"Saya sangat terkesan, ini luar biasa. Semuanya punya semangat untuk saling membantu dan mendukung para 'survivor' penyintas kanker agar hidup lebih baik," kata Ganjar.

BACA JUGA: Banjir di Depan Istana Merdeka, Airnya Berwarna Seperti Teh Susu

Menurut Ganjar, kegiatan ini sangat menarik dengan jumlah peserta yang terus meningkat tiap tahun dan dana yang terkumpul dari acara ini, semuanya disumbangkan untuk mendukung mereka para penyintas kanker.

"Tahun depan bisa disiapkan lebih baik dan kami harapkan semakin banyak 'runners' yang berbagi," ujarnya.

Ganjar mengatakan bahwa menderita penyakit kanker bukanlah akhir dari segalanya dan dengan semangat untuk melawan, tidak menutup kemungkinan penyakit yang dideritanya itu akan berangsur sembuh.

"Saya lihat tadi, mereka semua luar biasa, secara fisik, mereka melawan penyakit kanker dengan berlari. Dengan semangat dan wajah berbinar, mereka tunjukkan bahwa mereka bisa, mudah-mudahan yang begini ini membuat mereka jauh lebih kuat untuk sembuh," katanya.

Kepada para penderita kanker, Ganjar berharap agar tetap semangat melanjutkan hidup dan mereka tidaklah sendiri karena banyak yang memberikan dukungan.

"Untuk teman-teman survivor, Anda tidak sendirian. Kami ada untuk mendukung. Jangan putus asa, ada medis yang mengobati, ada doa dari semuanya," tuturnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler