Launching Desa Bersih Narkoba, Ganjar Pranowo Bicara Soal Modus

Senin, 19 September 2022 – 13:34 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto dok humas

jpnn.com, KLATEN - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, melaunching program Desa Bersinar atau Bersih Narkoba bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Jateng.

Program ini bertujuan menciptakan lingkungan yang kondusif dan aman dari peredaran gelap narkoba, terutama di kampung-kampung.

BACA JUGA: Rezeki Sedang Seret? Ini Doa Rasulullah SAW Saat Keluar Rumah

Program Desa Bersinar tersebut juga untuk menindaklanjuti Peraturan Pemerintah (PP) Jawa Tengah Nomor 1 Tahun 2021 Tentang Fasilitas Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

"Kami kerja sama dengan BNN sudah cukup lama, nanti dengan BNN di kabupaten kami bikin, maka akan pas. Kepala desa juga mampu mendeteksi adanya narkoba, mitigasinya sudah bisa dilakukan sejak sekarang," kata Ganjar, Senin (19/9).

BACA JUGA: Dukung Ganjar jadi Presiden, Komunitas Sopir Truk di DKI Gelar Pelatihan Kesadaran Berlalu lintas

Ganjar menjelaskan, sosialisasi program Desa Bersinar bisa dilakukan kepada siapa pun, bahkan hingga tingkat paling bawah. Contohnya dengan menghampiri anak-anak muda yang sering berkerumun tanpa mengenal waktu.

Menurut Ganjar, anak-anak muda itu berpotensi terkena peredaran narkoba lantaran para pengedar narkoba memiliki banyak cara.

BACA JUGA: Semester I 2022, Laba BTN Syariah Melonjak Sebegini

Oleh sebab itu, banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan dengan adanya Desa Bersinar antara lain kampanye anti narkoba dengan membuat video pendek maupun video blogger (vlog).

Dengan demikian, warga desa dan anak muda yang mendiami Desa Bersinar bisa diberdayakan untuk menjadi lebih kreatif dan produktif lagi.

"Maka modus yang ada sampai ke desa rata-rata mereka menyampaikan kalau ada anak-anak nongkrong itu didatangi dengan berbagai alasan dan motif yang mereka lakukan. Kelak kemudian hari bisa lakukan kegiatan positif, kampanye anti narkoba, membuat video pendek, vlog kegiatan positif, maka itu akan bisa kami dorong," ungkap Ganjar.

Dalam kesempatan itu Ganjar juga mengusulkan untuk diadakan program tambahan dengan cara memilih 10 rumah di setiap desa untuk melakukan kontrol terhadap tetangganya yang terindikasi memakai narkoba.

"Saya usul, kalau perlu dari kades turun sampai ke RT sampai ke dasawisma, 10 rumah untuk ngontrol adakah keluarga yang terlibat narkoba," ucap Ganjar.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler