Lebaran Diprediksi Bakal Hujan

Jumat, 23 Juni 2017 – 19:32 WIB
WASPADA: Mendung dan awal tebal menggelayut di atas kota Surabaya, Senin (30/1). Februari diprediksi sebagai puncak musim hujan tahun ini di Surabaya. Foto: SATRIA NUGRAHA/RADAR SURABAYA

jpnn.com, SURABAYA - Warga Surabaya dan Jawa Timur pada umumnya harus bersiap dengan cuaca yang kurang bersahabat saat Lebaran.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksikan turun hujan dalam beberapa hari ke depan.

BACA JUGA: Warga Harus Bayar Setiap Kali Melintasi Jembatan Parah Ini

Meningkatnya intensitas hujan merupakan dampak perputaran angin di sebelah barat Kalimantan.

Fenomena tersebut mengakibatkan angin di sisi utara Laut Jawa dan Selat Madura mengarah ke Surabaya.

Selain itu, di sisi laut Jawa bagian timur terjadi penurunan kecepatan angin.

Kondisi tersebut memicu peningkatan pertumbuhan awan di wilayah sekitar.

Wajar jika peta BMKG menunjukkan wilayah Jawa Timur berpotensi hujan hingga beberapa hari ke depan.

Di sisi lain, kondisi gelombang laut relatif tinggi.

Arizal Rahman Fathoni, prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak, menyatakan bahwa kecepatan angin sempat berada pada posisi 20-26 knot.

Tingginya kecepatan mengakibatkan gelombang laut saat ini cukup tinggi.

"Terutama wilayah Masalembu dan Bawean," katanya.

Pada kondisi normal, gelombang di kawasan tersebut hanya berada di 0,5-1 meter.

Kali ini, kondisi di wilayah itut sedikit ekstrem. Gelombang cukup tinggi.

Pengguna kapal kecil harus ekstra hati-hati. Terutama kapal dengan bobot di bawah 5 ribu GWT.

"Lebih baik tidak beraktivitas," ujarnya.

Menjelang Lebaran, ketinggian gelombang diperkirakan mulai normal.

Meski begitu, Rizal tetap meminta pengguna jalur laut berhati-hati.

Bagi kapal yang mengangkut penumpang dalam jumlah besar, kondisi cuaca seperti itu tidak memiliki pengaruh besar.

Namun, kondisi tersebut sangat membahayakan kapal kayu yang biasa digunakan nelayan untuk beroperasi.

Untuk angkutan udara, kondisi cuaca di wilayah Juanda relatif bagus.

Data BMKG Juanda menyebutkan bahwa suhu udara berada di 26-32 derajat Celsius.

Dominasi cuaca masih hujan ringan hingga sedang. Jarak pandang di udara juga masih normal sehingga aman untuk lalu lintas penerbangan.

Rizal meminta masyarakat tetap tenang. Fenomena menjelang Lebaran tersebut masih batas normal.

BMKG Maritim Tanjung Perak selalu mengikuti perkembangan cuaca dari waktu ke waktu.

Apabila terjadi anomali yang mengancam keselamatan masyarakat, pasti diinformasikan. (riq/c20/fal/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler