Leg Kedua, Saatnya Laskar Wong Kito Tunjukkan Kekuatan

Rabu, 04 Mei 2016 – 00:32 WIB
Pemain Sriwijaya FC latihan. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - PALEMBANG – Sriwijaya FC akan melanjutkan laga tandang kedua Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, di kandang Persiba Balikpapan, (6/5), setelah mampu menahan imbang 1-1 di kandang Persib Bandung. 

Bagi stoper Fachrudin Aryanto pertempuran kedua, bisa jadi momen pas Laskar Wong Kito untuk menunjukkan kekuatan sebenarnya.

BACA JUGA: Umuh Muchtar: Kalau Kami Tidak Bergerak, Mau Diapakan PSSI?

"Kami mampu menahan imbang Persib di leg pertama. Ini momen kebangkitan kami untuk leg kedua. Tentunya penampilan kami, harus lebih baik dari yang sebelum dan kami sangat yakin itu," kata Fachrudin, seperti diberitakan Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group).

Bagi pemain asal Klaten, Jawa Tengah itu, satu alasan yakni kondisi pemain yang semakin solit. Masing-masing pemain juga bisa memerankan fungsinya di setiap lini dengan baik. "Tak ingin muluk-muluk, tetapi Insya Allah kalau optimis pasti ada," jelasnya.

BACA JUGA: Ini Rencana Atletico di Kandang Bayern Muenchen

Disinggung mengenai kondisi fisiknya saat ini, dianggapnya sudah sangat baik. Jatah recovery selama dua hari yang diberikan pelatih cukup mempengaruhi kondisinya sekarang. 

"Kalau dikatakan capek, jelas iya. Karena kemarin bermain presing penuh. Tetapi saat di Persiba, sudah pulih dan saya sudah siap untuk turun lagi," terangnya. 

BACA JUGA: Guardiola Sensitif Tanggapi Laga Spesial di Munich

Sriwijaya FC mendapat kendala dalam mempersiapkan diri menatap pertandingan  Jumat nanti (6/5). Tim berjuluk Laskar Wong Kito gagal melihat pertandingan Persiba saat dikalahkan Arema Cronus 2-0 minggu (1/5). Masalahnya, siaran televisi di hotel tempat Sriwijaya FC menginap diblokir untuk pertandingan sepak bola. 

"Kami gak bisa melihat pertandingan Persiba lawan Arema karena gak ada siaran sepak bola di hotel. Baru giliran PS TNI lawan Madura United bisa karena beda channel. Tapi kami sudah mendapatkan bocoran dari teman tentang karakter Persiba," ungkap Asisten Pelatih Sriwijaya FC Hartono Ruslan.

Dari informasi yang didapat, kata Hartono, Persiba suka menumpuk pemain tengah dan tengah. Masing-masing lima pemain di posisi tersebut. 

Artinya, tim berjuluk Beruang Madu itu suka memainkan strategi bertahan dengan sesekali menyerang jika ada peluang alias lancarkan counter attack. Satu lagi, Beruang Madu di bawah asuhan Jaino Matos memiliki karakter permainan yang keras menjurus kasar. 

"Melawan tim yang seperti ini kami harus perkuat dalam penguasaan bola. Pemain harus lebih sabar dan fokus dalam bangun serangan," ujarnya.

Satu hal lagi yang harus dilakukan Sriwijaya FC saat hadapi Persiba. Menurut Hartono, Firman Utina dkk harus bisa membangun serangan dari bawah alias build up. Tidak langsung long passing ke depan, ke jantung pertahanan lawan. Cara bermain seperti ini harus dikuasai agar pemain Sriwijaya FC tidak mudah kehilangan bola. 

"Jika mudah hilang bola, tentu Persiba akan memanfaatkanya untuk menekan. Sebagai tuan rumah dan baru saja alami kekalahan, mereka pasti juga kejar poin penuh di kandang. Kami gak boleh kecolongan karena misi kami di sana juga harus bawa pulang tiga poin," tukasnya. (cj11/ion/sam/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sahhh!!... 85 Voter Minta KLB PSSI Segera Digelar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler