Lelah Berkepanjangan? Awas Fibromialgia Syndrome

Minggu, 18 Oktober 2009 – 14:18 WIB
JAKARTA - Anda merasakan kelelahan yang berkepanjangan? Atau, sudah cukup istirahat tetapi tetap merasa kelelahan? Berhati-hatilah, mungkin itu karena anda menderita fibromialgia syndrome (FMS)Pada umumnya, kebanyakan pasien fibromialgia ini mengeluh seluruh badannya sakit dan merasakan otot-ototnya seperti ditarik-tarik.

"Otot-ototnya seolah-olah bekerja berat, terkadang rasanya seperti terbakar, terutama di tengkuk,punggung,bahu dan panggul," kata konsultan neurologi FKUI, Prof Dr Bob Santoso Wibowo, Sps (K) dalam simposium ilmiah bertajuk "A Clinically Proven Breakthrough to Regain & Overcome Chronic Fatique and Fibromyalgia" di Hotel Gran Melia Jakarta, Sabtu (17/10) kemarin.

Lebih lanjut dikatakannya, penyakit fibromialgia lebih sering diderita wanita dari pada pria

BACA JUGA: Kembangkan Motor Berbahan Bakar Air Campur Premium

"Penyakit ini dapat terjadi pada semua usia
Tetapi kebanyakan pasien fibromialgia syndrome adalah wanita," kata Bob.

Penyakit ini, lanjut Bob, merupakan suatu gangguan yang sering dijumpai dan mengganggu kehidupan sehari-hari

BACA JUGA: Hindari Gigitan Nyamuk dengan Stres

Penderita sindrom ini mencapai sekitar 2-4 persen dari populasi.

Adapun ciri-ciri pasien penderita fibromialgia ini, diantaranya tidak tampak sakit kronis walaupun bisa kelihatan lelah
Keluhan utama biasanya merasakan sakit semua di seluruh tubuh lebih dari tiga bulan, kualitas nyerinya konstan dan terasa seperti kebakar, nyeri, dan sakit-sakitan.

"Biasanya merasa memar semua, walaupun tidak ada tanda-tanda secara fisik

BACA JUGA: Selebritis yang Berbahaya di Internet

Nyerinya konstan namun lokasi berpindah-pindah dan intensitas berbeda-beda," imbuhnya.

Pengobatan pada pasien fibromialgia bisa melalui pengobatan meminum obat-obatan (medikamentosa)Maka kebanyakan pasien juga memerlukan metode pengobatan yang lain, seperti fisioterapi, akupresur, relaksasi dan pijat(rie/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... BMKG : Waspadai Gelombang Tinggi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler