Lestari Moerdijat Sebut Butuh Nakes Terlatih untuk Akselerasi Penurunan Kasus Stunting

Sabtu, 25 Maret 2023 – 19:45 WIB
WWakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat menilai butuh dukungan tenaga medis terlatih dalam upaya mengakselerasi pencapaian target prevalensi stunting. Foto: dok MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat menilai butuh dukungan tenaga medis terlatih dalam upaya mengakselerasi pencapaian target prevalensi stunting di tanah air. 

"Keterlibatan tenaga kesehatan dan masyarakat yang terlatih sangat penting dalam  percepatan penurunan jumlah kasus stunting di tanah air," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (25/3). 

BACA JUGA: Lestari Moerdijat: Ramadan Momentum Memperkokoh Nilai Persatuan Bangsa

Pada Kamis (24/3), Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kota Surabaya menerjunkan sedikitnya 1.500 perawat untuk menangani dan mencegah indikasi gejala balita stunting di Kota Pahlawan itu. 

Dia menyebut ribuan perawat ini fokus memprioritaskan upaya penanganan dan pencegahan indikasi gejala balita stunting di empat kecamatan di Surabaya, Jawa Timur. 

BACA JUGA: Lestari Moerdijat: Pemanfaatan Platform Digital dalam Merdeka Belajar Butuh Kolaborasi

Menurut Lestari, apa yang dilakukan perawat di Surabaya itu bisa dilakukan di sejumlah daerah yang memiliki jumlah kasus stunting yang terbilang tinggi. 

"Saat ini di Indonesia mengurangi angka stunting dari 24,4% pada 2021 menjadi 21,6% pada tahun lalu, masih banyak yang harus dilakukan untuk mencapai target 14% sampai akhir tahun 2024," ujar Rerie sapaan akrab Lestari.

BACA JUGA: Lestari Moerdijat Dorong Dukungan Semua Pihak untuk Tingkatkan Partisipasi Perempuan

Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah itu mendorong para pemangku kepentingan di pusat dan daerah aktif meningkatkan literasi masyarakat terkait kecukupan gizi keluarga di setiap rumah tangga.

Melibatkan tenaga kesehatan yang terampil dalam mendeteksi kecukupan gizi anak dan balita, serta calon pasangan pengantin, menurut dia, itu merupakan langkah strategis untuk mengakselerasi upaya menekan jumlah kasus stunting di tanah air. 

Tentu saja, tegas Rerie, upaya tersebut harus diikuti dengan konsistensi para pemangku kepentingan dalam mendeteksi kecukupan dan asupan gizi seimbang pada setiap anggota keluarga di wilayah masing-masing. 

"Dibutuhkan komitmen yang kuat dari para pemangku kepentingan di pusat dan daerah, dalam upaya mewujudkan anak bangsa yang kuat dan tangguh agar mampu menjawab berbagai tantangan di masa depan," ungkap Lestaro Moerdijat. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Alokasi KUR Meningkat jadi Rp 450 Triliun, Lestari Moerdijat Ingatkan Hal Penting Ini


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler