Lesti Kejora Cabut Laporan Soal KDRT Rizky Billar, Yenny Wahid: Jangan Tertawa

Sabtu, 15 Oktober 2022 – 14:27 WIB
Yenny Wahid sempat menyinggung kasus KDRT yang dialami Lesti Kejora dari suaminya Rizky Billar dalam acara NU Women Festival bertema “Perempuan NU, Berdaya dan Berkarya", di Jakarta, Sabtu (15/10) Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA PUSAT - Aktivis Nahdlatul Ulama (NU) Yenny Wahid menyinggung kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami pedangdut Lesti Kejora dari suaminya, Rizky Billar. 

Hal itu disampaikan dalam acara NU Women Festival bertema 'Perempuan NU, Berdaya dan Berkarya' di Graha Pertamina, Jakarta Pusat, Sabtu (15/10)

BACA JUGA: Soal Lesti Kejora dan Rizky Billar, Denny Darko: Ini Akan Berakhir di Gugatan Cerai

Yenny menyoroti langkah Lesti yang mencabut laporan KDRT yang dialaminya karena alasan masih sayang dengan Rizky Billar.

"KDRT masih kerap terjadi, bahkan ada satu publik figur yang baru mengalami KDRT. Namun dia memutuskan mencabut gugatannya dengan mengatakan bahwa masih sayang," kata Yenny.

BACA JUGA: Lesti Kejora Bongkar 3 Alasan Mencabut Laporan KDRT Rizky Billar, Ternyata

Alasan Lesti mencabut gugatannya ini sempat direspons dengan tertawa oleh peserta NU Women Fastival yang hadir secara langsung di ballroom Graha Pertamina.

"Jangan tertawa, karena ternyata data menunjukkan rata-rata atau di atas 50 persen korban KDRT itu akan kembali kepada suami atau istrinya, tergantung yang melakukan kekerasan," kata Yenny Wahid.

BACA JUGA: Warganet Kecewa Laporan KDRT Dicabut, Lesti Kejora Merespons Begini

Yenny menyebutkan melalui NU Women, nantinya program-program edukasi untuk mencegah tindak kekerasan akan menjadi salah satu fokus utama, termasuk juga KDRT.

"Ini PR besar kita semua untuk terus mengedukasi masyarakat atau perempuan agar bisa keluar dari rantai yang membelenggu ini. Ini salah satunya tugas NU Women. Jadi, NU Women akan melakukan program-program peningkatan kapasitas dan membentuk satgas perempuan yang tugasnya mencegah tindak kekerasan," ujarputri Gus Dur itu.

Dia juga menyatakan pembentukan NU Women adalah sebuah langkah progresif dalam menyikapi isu-isu perempuan yang sudah sejak lama mendera negeri dan dunia.

"Ini merupakan sebuah langkah yang sangat progresif. Perempuan NU (NU Women) ini sebenarnya ruang perjumpaan di antara banyak jaringan-jaringan NU. Selama ini memang sudah ada, tetapi kami dipertemukan dalam sebuah gerakan besar," pungkasnya.

Sebelumnya, Lesti Kejora memutuskan untuk berdamai dengan sang suami setelah mengalami KDRT.

Penyanyi jebolan ajang pencarian bakat itu, bahkan telah mencabut laporannya di polisi. (mcr8/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler