Letjen TNI Eko Margiyono: Ini Adalah Kehormatan Buat Saya Pribadi dan Keluarga

Senin, 21 Juni 2021 – 09:27 WIB
Letnan Jenderal TNI Eko Margiyono. Foto: Tangkapan layar video akun TNI AD di YouTube.

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa memimpin serah terima jabatan Pangkostrad dari Letjen TNI Eko Margiyono kepada Mayjen TNI Dudung Abdurrahman di Mabesad, Jakarta.

Letjen TNI Eko Margiyono mendapat kepercayaan menjabat sebagai Kasum TNI.

BACA JUGA: Effendi Simbolon: Figur Itu Beririsan dengan Jenderal Andika Perkasa

Dia menggantikan Letjen TNI Ganip Warsito yang ditunjuk sebagai Kepala BNPB menggantikan Letjen TNI Doni Monardo yang memasuki masa pensiun.

Jabatan yang ditinggal Letjen TNI Eko Margiyono di Kostrad dipercayakan kepada Mayjen TNI Dudung Abdurrahman yang sebelumnya menjabat Pangdam Jaya.

BACA JUGA: Letjen Ganip Warsito, dari Kasum TNI jadi Kepala BNPB

Mayjen TNI Dudung digantikan oleh Mayjen TNI Mulyo Aji yang sebelumnya menjabat Aspers Kasad.

Letjen TNI Eko Margiyono merupakan jebolan Akademi Militer (Akmil) 1989 dari kecabangan Infanteri.

BACA JUGA: Jenderal Andika: Saya Kaget, Saya Tidak Tahu Mereka Membuat Ini

Selama 32 tahun bertugas sebagai perwira TNI, Eko pernah mengemban sejumlah jabatan strategis antara lain Pangkostrad, Pangdam Jaya, Danjen Kopassus, Gubernur Akmil, Kasdam Jaya, Waasops Kasad, dan lainnya.

Pria yang lahir di Semarang, Jawa Tengah, 12 Mei 1967 itu menegaskan bahwa mendapat amanat menjadi Kasum TNI merupakan sebuah kehormatan.

"Ini adalah suatu kehormatan buat saya pribadi dan keluarga diberikan amanat jabatan sebagai Kasum TNI sehingga saya akan berkiprah di luar struktur Angkatan Darat," kata Letjen TNI Eko Margiyono sebagaimana siaran video di akun TNI AD di YouTube dilihat Senin (21/6).

Menjadi Kasum TNI merupakan kali kedua Eko bertugas di luar struktur AD.

Letjen TNI Eko menyatakan bahwa secara pribadi dia siap namun tetap perlu melakukan adaptasi untuk penyesuaian dengan jabatan dan tugas yang baru.

Eko menegaskan sebagai seorang prajurit ditempatkan atau ditugaskan pada jabatan apa pun tidak ada masalah.

"Artinya bahwa kemampuan individu per individu, maupun kemampuan secara unit ataupun tim, kemampuan secara kesatuan itu juga harus dipelihara dan ditingkatkan karena sekali lagi banyak tantangan tugas ke depan yang harus diselesaikan dengan sebaik-baiknya," papar Eko. (boy/jpnn)

 

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler