Liburan Sambil Belajar Tanaman Herbal? Citamiyang Tempatnya

Selasa, 23 Januari 2018 – 17:52 WIB
Kegiatan wisata herbal yang dilakukan oleh pelajar SMPN 1 Megamendung. Foto: Istimewa for JPNN

jpnn.com, BOGOR - Anda ingin berwisata sembari menambah pengetahuan seputar tanaman herbal di Puncak?

Arahkan langkah Anda ke kawasan bumi perkemahan Citamiyang di Desa Tugu Utara, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

BACA JUGA: Petenis Berbakat Asia Genjot Australia Terbuka dan Pariwisata

Anda bisa mempelajari puluhan tanaman herbal dari ahlinya langsung di sana.

"Kami sengaja menghadirkan konsep wisata edukasi tanaman herbal karena di sini memiliki banyak tanamannya serta banyak juga orang dari luar yang sudah mencarinya di sini," kata Taufiqqurman, perwakilan dari Lembaga Masyarakat Desa Hutan ( LMDH ) Puncak Lestari, Selasa (23/1).

BACA JUGA: Pemkab Berau Kebut Persiapan Pembangunan KEK Pariwisata

LMDH Puncak Lestari merupakan lembaga yang dibentuk oleh masyarakat desa dan sudah berbadan hukum.

BACA JUGA: Dude Harlino Buat Game Pariwisata Jogjakarta

Lembaga itu mempunyai fungsi sebagai wadah bagi masyarakat untuk menjalin kerja sama dengan Perum Perhutani.

Mereka menggandeng Yayasan Tunas Mandiri (Nastari) Bogor untuk mengelola hutan wisata sehat Citamiyang.

Asisten Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor Yana Yunara menjelaskan, wisata di Citamiyang terhampar lahan seluas sepuluh hektare.

"Sekarang ini yang sudah dibuka dan dimanfaatkan ada sekitar tiga hektare. Termasuk yang sekarang sudah dijalankan oleh pihak LMDH dengan konsep hutan wisata sehat tanaman herbal," kata Yana.

Lantas apa saja yang diketahui oleh pengunjung ketika menyambangi Citamiyang?

Program Manager Nastari Hariadi Propantoko menjelaskan, para wisatawan bisa mendapatkan pengetahuan secara luas dan komprehensif seputar tanaman herbal.

Pengetahuan itu didapat dari papan informasi seputar tanaman herbal yang dipajang di lokasi serta adanya guide herbal yang berasal dari volunteer.

Pria yang karib disapa Ropan itu menambahkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah sarana yang disokong lewat program dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT Tirta Investama (Aqua).

Di antaranya, jembatan kayu, trek herbal sepanjang 825 meter, nurseri herbal, satelit pemanen air hujan, kebun kopi, spot selfie, dan sepeda keluarga di daerah Pasir Angin.

"Untuk jumlah jenis herbal di nurseri ada 100 jenis yang terdiri dari 33 jenis tanaman herbal asli dari Citamiyang dan 67 jenis lainnya adalah jenis herbal dari daerah di luar Citamiyang," jelas Ropan.

Ropan berharap pengunjung yang datang ke Citamiyang tidak hanya merasakan keasrian hutan di kawasan Puncak.

"Lebih dari itu, para pengunjung bisa mendapatkan pengetahuan tentang tanaman herbal yang bisa digunakan sebagai bentuk preventif maupun penyembuhan untuk penyakit," ujar Ropan. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 6 Alasan Turis Harus ke Indonesia Versi Media Eropa (habis)


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler