Lihat Cara FajRi Merobohkan Tiang Listrik di Semifinal Korea Open 2019

Sabtu, 28 September 2019 – 15:54 WIB
Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto. Foto: Badminton Indonesia

jpnn.com, INCHEON - Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto alias Fajri memastikan satu tiket final Korea Open 2019, setelah memukul duet Tiang Listrik Tiongkok Li Jun Hui/Liu Yu Chen di Incheon Airport Skydome, Sabtu (28/9) siang WIB.

Pertandingan berlangsung imbang sejak game pertama dimainkan. Beberapa kali lawan memimpin skor, tetapi akhirnya FajRi membalikkan keadaan. Pasangan Indonesia tersebut kemudian berhasil merebut game poin 20-16.

BACA JUGA: FajRi Kembali Makan Korban di Korea Open 2019, Setelah Minions, Kini Tiang Listrik

Peringkat enam dunia ini sebenarnya hanya butuh satu poin lagi untuk merebut kemenangannya. Namun, Tiang Listrik belum mau tumbang, tak menyerah begitu saja dan merebut empat poin berurutan. Posisi menjadi imbang 20-20. Setelah enam kali setting point, Fajar/Rian akhirnya menang 27-25.

“Alhamdulillah kami bersyukur bisa sampai ke babak final, karena kami juga sudah lama enggak masuk final. Game pertama tadi saya sempat keganggu karena servis saya difault beberapa kali. Agak heran juga kenapa baru sekarang di-fault, padahal dari babak pertama saya menggunakan servis yang sama. Namun, game kedua akhirnya saya bisa mengatasi hal tersebut,” kata Fajar seperti dikutip dari Badminton Indonesia.

BACA JUGA: Pukul Minions, FajRi Tembus Semifinal Korea Open 2019

Memasuki game kedua, setelah ketat di awal Fajar/Rian berhasil mendominasi jalannya pertandingan. Mereka merebut match point 20-17. Namun lagi-lagi harus menahan kemenangan sejenak, saat Li/Liu mengamankan tiga poin. Beruntung akhirnya FajRi mengantongi poin 22-20 dan memastikan diri ke babak final.

“Tadi mungkin fokusnya kami kurang tenang juga. Pengin cepat selesai malah jadi boomerang buat kami. Akhirnya kami berusaha lebih fokus dan tenang. Di game kedua juga sempat kekejar lagi, tetapi kami lebih yakin lagi,”kata Rian.

Di babak final, Fajar/Rian sudah ditunggu oleh Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang). Rekor pertemuan mencatat mereka sudah sembilan kali bertemu, dengan skor 4-5 Fajar/Rian tertinggal dari Kamura/Sonoda.

Namun, di pertemuan terakhir, pada China Open 2019 lalu, Fajar/Rian berhasil menang 23-21, 22-20 dari pasangan rangking empat dunia tersebut. “Ketemu pasangan Jepang semua pemain yang ulet, jadi enggak akan gampang. Siap capek dan siapkan staminanya, fokusnya, mentalnya. Apalagi kalau final kan paling penting mentalnya. Kemarin kami sempat ketemu di China Open, tetapi kondisi lapangannya di sana dan di Korea ini berbeda. Jadi pasti kami harus mengantisipasi lagi,” ujar Fajar.

“Besok harus lebih fokus dan jaga stamina saja. Semua harus lebih dipersiapkan lagi,” timpal Rian.

Setelah FajRi ke final, Indonesia masih punya satu wakil lagi di semifinal yakni ganda campuran  Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari. Rinov/Pitha merebut tiket semifinal setelah menekuk juara bertahan, He Ji Ting/Du Yue (Tiongkok) 26-24, 22-24, 22-20

Di semifinal sesaat lagi, Rinov/Mentari akan berhadapan dengan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand). (bi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler