Lima Masalah Seks yang Bisa Hancurkan Pernikahan

Jumat, 27 Januari 2017 – 19:44 WIB
Ilustrasi Foto: pixabay

jpnn.com - Pernikahan adalah suatu ikatan suci bagi pasangan. Namun, banyak pasangan yang sudah menikah harus berjuang untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga karena adanya masalah sangat besar.

Antara lain faktor usia, stres membesarkan anak, jadwal kerja yang sibuk dan mungkin yang paling umum adalah masalah seksual termasuk hilangnya gairah untuk “bercinta”.

BACA JUGA: Tips Agar Wanita Mudah Orgasme

Hilangnya gairah seks bisa menjadi ancaman dalam hubungan pernikahan. Ketika ada pasangan suami istri yang sudah jarang melakukan hubungan seksual, maka hal ini bisa menyebabkan hubungan pernikahan menjadi terancam bubar.

Konseling perkawinan adalah cara yang baik untuk membantu masalah pernikahan.

BACA JUGA: Tips Foreplay yang Bikin Pasangan Kian Panas

Seorang terapis seks mungkin mungkin bisa menjadi pilihan yang baik karena mereka merupakan konselor pernikahan. Bisa juga ke psikolog yang memiliki sertifikasi di bidang seksologi klinis.

Mereka bisa membuat pasangan merasa lebih nyaman berbicara tentang seks atau disfungsi seksual yang mungkin terjadi.

BACA JUGA: Biasa Mengerang saat Bercinta? Ini Cara Mengatasinya

Berikut adalah daftar tantangan seksual paling umum yang dihadapi pasangan dan bisa mengakibatkan pernikahan mereka terancam, seperti dilansir laman Yourtango, Kamis (26/1).

1. Gangguan orgasmik (anorgasmia)

Kesulitan persistent atau berulang, keterlambatan atau tidak bisa mencapai orgasme setelah stimulasi seksual bisa menyebabkan stres pribadi.

2. Hypoactive (gangguan hasrat seksual)

Eefisiensi persistent atau tidak adanya fantasi dan keinginan seksual bisa menyebabkan stres pribadi.

3. Gangguan keengganan seksual

Keengganan untuk melakukan kontak seksual genital aktif dengan pasangan seks bisa segera terlihat. Pasangan Anda mungkin mengalami kecemasan, ketakutan atau merasa jijik.

4. Gangguan nyeri panggul

Sindrom dengan berbagai gejala termasuk rasa sakit yang terkait dengan buang air kecil (termasuk interstitial cystitis), buang air besar dan aktivitas seksual.

5. Dispareunia

Konsistensi nyeri genital berulang yang terkait dengan hubungan kelamin dan aktivitas seksual. (fny/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sibuk? Ini Tips Bercinta Secara Kilat


Redaktur & Reporter : Fany

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler