Liverpool Keropos di Lini Belakang

Sabtu, 12 Januari 2019 – 12:16 WIB
Bek Liverpool Dejan Lovren (bawah) mendapat perawatan. Foto: AFP

jpnn.com, BRIGHTON AND HOVE - Jarak Liverpool di puncak klasemen Premier League dengan Manchester City kini hanya empat angka (54-50). Nah, di saat harus selalu menang di 17 matchweek tersisa, lini belakang The Reds malah sedang goyah.

Yang terbaru adalah cedera hamstring kaki kiri Dejan Lovren ketika kalah 1-2 oleh Wolverhampton Wanderers di putaran ketiga Piala FA (8/1). Sebelumnya Liverpool sudah kehilangan Joe Gomez (retak tulang kaki kiri) dan Joel Matip (retak tulang selangka) pada Desember lalu.

BACA JUGA: Liverpool Kalah Lagi

Jelang matchweek 22 melawan Brighton & Hove Albion di Stadion Falmer malam ini (12/1), praktis Liverpool hanya punya satu bek tengah yakni Virgil van Dijk (siaran langsung beIN Sports 1/MNCTV pukul 22.00 WIB).

Karena Lovren cedera maka pelatih Liverpool Juergen Klopp harus melakukan 'audisi' siapa yang pantas berdampingan dengan Van Dijk di jantung pertahanan. Nama Fabinho menjadi nama terdepan sebagai tandem Van Dijk.

BACA JUGA: Manchester City Vs Liverpool dalam Angka

Fabinho sudah diujikan sebagai bek tengah oleh Klopp saat lawan Wolves. Pada enam menit laga, Fabinho bertandem dengan Lovren. Kemudian setelah Lovren dipapah keluar lapangan eks pemain AS Monaco itu bahu membahu dengan bek muda yang saat menjalani debut berusia 16 tahun 354 hari, Ki-Jana Hoever.

“Fabinho hanya membutuhkan waktu sedikit lagi buat nyaman dengan posisi (bek) ini. Waktu untuk adaptasi olehnya bukan satu masalah yang besar,” kata Klopp kepada Liverpool Echo.

BACA JUGA: Man City Vs Liverpool: Penuh Beban, Seperti Final

Fabinho yang dibeli dari AS Monaco seharga EUR 50 juta (Rp 809,79 miliar) menjalani debut saat Liverpool bertemu PSG di matchday pertama Liga Champions (18/9). Masuk sebagai pengganti Sadio Mane, pemain kelahiran Campinas Brasil itu bermain satu menit. Fabinho kemudian sempat mengakrabi bangku cadangan namun jadi pemain reguler per Oktober.

Tidak musim ini saja sebenarnya Klopp melakukan penggeseran pemain yang bukan posisi aslinya. Fabinho adalah gelandang bertahan (DM) yang digeser menjadi bek. Pada musim 2015-2016 dan 2016-2017, Brasileiro lain Liverpool yakni Lucas Leiva pun menjalani peran yang sama dengan Fabinho. Gelandang bertahan disulap jadi bek tengah.

Opsi lain buat Klopp adalah Hoever. Meski kansnya menjadi pendamping Van Dijk kecil namun pemain yang 'dibajak' dari Ajax pada musim panas tahun ini bisa disertakan dalam bangku cadangan Liverpool.

Liverpool Echo meyakini bukan Fabinho atau Hoever yang akan menjadi tandem buat Van Dijk. Malah Matip yang punya peluang terbesar. Dalam latihan kemarin eks bek Schalke 04 itu sudah bergabung dan berlatih.

Nah, dengan krisis pemain belakangan ini mungkinkah Liverpool melakukan pembelian di bursa transfer musim dingin ? Sumber internal Liverpool kepada ESPN kemarin mengatakan hal tersebut sangat kecil peluangnya.

Alasannya finansial menjadi masalah utamanya. Dalam dua bursa transfer terakhir (musim dingin dan musim panas 2018), Liverpool sudah berbelanja sebesar GBP 230,75 juta (Rp 4,15 triliun) untuk lima nama pemain.

Van Dijk menjadi pemain termahal yang didatangkan dari Southampton dengan harga GBP 70 juta (Rp 1,26 triliun) pada bursa transfer musim dingin tahun lalu.

Di sisi lain, Daily Mail malah menulis kalau Liverpool membidik satu nama pemain pinjaman dari Burnley. Yakni James Tarkowski. Namun pelatih Burnley Sean Dyche yang sedang berjuang membawa The Clarets lolos degradasi menutup pintu buat perpindahan Tarkowski.

Untuk menguji kesungguhan niat Liverpool jika benar meminati Tarkowski maka Burnley memasang harga tinggi buat bek 26 tahun tersebut. Burnley memagari Tarkowski dengan banderol GBP 50 juta (Rp 901.31 miliar).

Harga yang 'gila' tersebut membuat Liverpool mundur Dan Klopp kabarnya memang tak merekues adanya perekrutan pemain baru buat Liverpool di bursa musim dingin 2019 ini.

“Dejan (Lovren) mungkin butuh waktu tiga sampai empat pekan buat sembuh. Joel (Matip) dan Joe (Gomez) mungkin bisa kembali pada akhir bulan ini,” tutur Klopp seperti dikutip ESPN.

Sementara itu, pelatih Brighton Chris Hughton kepada Sky Sports kemarin berkata tak jadi masalah siapapun yang jadi tandem Van Dijk di jantung pertahanan. Sebab seorang Van Dijk sendiri sudahlah kokoh dan disiplin.

“Apakah Van Dijk layak disejajarkan dengan Rio Ferdinand, John Terry, atau Soil Campbell sebagai salah satu bek tengah terbaik Premier League ? Jawabnya ya jika melihat kualitasnya saat ini,” tutur Hughton. (dra)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Man City Vs Liverpool: Guardiola dan Klopp Tebar Psywar


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler