Loic Remy Gagal ke Liverpool karena Jantung

Minggu, 28 September 2014 – 08:19 WIB
Loic Remy. Foto: IST

jpnn.com - STRIKER baru Chelsea Loic Remy akhirnya membuka tabir mengapa dia batal bergabung ke Liverpool pada transfer window musim panas lalu. Klub berjuluk The Reds itu menurut dia enggan merekrutnya karena menganggap Remy punya masalah pada jantung.

"Saya dibawa untuk menjalani tes medis. Semuanya tidak ada masalah. Tapi tiba-tiba mereka mendatangkan dokter spesialis jantung. Dokter itu bilang tidak bisa menjamin 100 persen apakah saya akan baik-baik saja dengan bermain sepak bola," kata Remy seperti dikutip Daily Star.

BACA JUGA: Emas di Asian Games Ganda Putri dari Greysia/Nitya Setelah 36 Tahun

Pernyataan dokter spesialis tersebut membuat The Reds batal merekrut Remy.  Sang pemain juga kaget dengan pernyataan itu.

"Bagaimana mereka bisa tahu saya tidak bisa bermain sepak bola. Mereka bahkan belum memeriksa jantung saya," kata striker 27 tahun itu.

BACA JUGA: Roma Gasak Verona 2 Gol Tanpa Balas

Striker timnas Prancis itu menuding pernyataan tersebut hanya akal-akalan Liverpool. Mereka hanya ingin membatalkan proses transfer. Sebab, setelah berkonsultasi dengan dokter spesialis jantung lainnya, dia dinyatakan tidak memiliki masalah apa-apa.

"Saya bilang kepada agen, jika saya tidak jadi ke Liverpool, berarti klub ini memang tidak ditakdirkan untuk saya," ujarnya,

BACA JUGA: Chamberlain Selamatkan Arsenal Dari Kekalahan

Benar saja. Tak butuh waktu lama bagi Remy, dia akhirnya bergabung dengan Chelsea di hari terakhir transfer window. The Blues-julukan Chelsea meminang Remy dari Queens Park Rangers (QPR) dengan mahar GBP 10,5 juta alias Rp 206 miliar.

"Ternyata saya sangat bahagia di Chelsea. Makanya saya bilang, semua pasti ada hikmahnya," ujarnya.

Sejak awal karirnya, Remy memang kerap dikaitkan dengan kelainan jantung. Kelainan tersebut membuat dia diragukan bisa terus berlaga di lapangan hijau. Kelainan itu dikekatuhui pada 2010 silam saat dia masih ber-jersey Marseille. Tidak diungkapkan, kelainan seperti apa yang dialami Remy.

Namun setelah segala tes dilakukan, Remy dinyatakan 100 persen fit dan bisa berkiprah di level tinggi sepak bola.
"Sebenarnya banyak pemain sepak bola yang memiliki persoalan sama seperti saya. Saya tidak tahu mengapa orang-orang menganggap ini sesuatu yang besar. Padahal, saya tidak merasa ada masalah dan saya menikmati sepak bola," ujarnya.

Remy menuding Liverpool bertindak tidak fair dengan menjadikan kondisi jantungnya sebagai kambing hitam.

"Jika mereka memang tidak menginginkanku, katakan saja. Tidak perlu berkata buruk soal diriku dan menaruhnya di koran. Itu akan membuat masa depanku buruk karena tidak ada klub yang ingin mendekat," keluhnya.

Liverpool memang akhirnya batal merekrutnya. Mereka memilih mendatangkan Mario Balotelli dari AC Milan. Tapi, pilihan itu bisa jadi akan sangat disesali. Sebab, sampai matchday kelima, Balotelli tak juga mencetak gol meski jadi starter tiga kali. Bandingkan dengan Remy yang langsung mencetak gol di debutnya saat melawan Swansea (13/9). Saat itu, dia masuk sebagai pengganti Diego Costa. (aga/bas)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tanpa Ibra, PSG Diimbangi Toulouse


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler