Lu-Olo Teratas, Horta Tertinggal

Senin, 19 Maret 2012 – 08:14 WIB

DILI - Penghitungan suara Pemilihan Presiden (Pilpres) Timor Leste 2012 memang belum berakhir hingga tadi malam (18/3). Tapi, ada indikasi kuat bahwa pesta demokrasi di negara mantan provinsi ke-27 Indonesia tersebut bakal berlangsung dua putaran.

Berdasar pantauan Jawa Pos, terlalu sulit bagi semua kandidat meraih minimal 51 persen suara. Dan dua calon yang sangat mungkin bakal melenggang ke putaran kedua adalah Ketua Partai Fretilin Francisco "Lu-Olo" Guterres dan mantan Panglima Militer Timor Leste yang didukung partai pimpinan Xanana Gusmao, CNRT (Partai Kongres untuk Rekonsiliasi Timor Leste), yaitu Taur Matan Ruak. Sedangkan incumbent yang juga calon independen Jose Ramos Horta tertinggal lumayan jauh.

Berdasar data yang diperoleh Jawa Pos dari STAE (Secretariado Tecnico da Administracao Eleitoral) alias KPU-nya Timor Leste, hingga pukul 19.12 waktu setempat atau pukul 17.12 WIB, baru 424.397 suara yang masuk atau masih kurang 211.654 suara yang belum dihitung.

Dari jumlah sementara suara yang masuk itu, Lu-Olo yang kalah di putaran kedua oleh Horta pada Pilpres 2007 unggul dengan jumlah balot 120.283 atau 28,34 persen. Menyusul di belakangnya Matan Ruak dengan 106.138 suara alias 25,1 persen. Horta tertinggal dengan 77.493 suara atau 18,26 persen.

"Melihat tren suara, hampir dipastikan ada putaran kedua. Kecuali ada kejadian luar biasa," ujar Arsenio Bano, wakil presiden Fretilin, kepada Jawa Pos. Perkiraannya, putaran kedua akan dilaksanakan 30 hari setelah pilpres tahap pertama alias pada 16 April nanti.

Keunggulan sementara Lu-Olo itu, menurut Bano, disebabkan mereka tidak kecolongan suara di kantong-kantong utama Fretilin, seperti Baucau, Viqueque, dan Los Palos. "Yang sedikit mengejutkan meningkatnya suara di Ermera dan Manufahi. Di Dili Lu-Olo harus puas di posisi dua besar," katanya.

Bertolak belakang dengan kubu Lu-Olo yang begitu percaya diri, kubu Matan Ruak tetap kalem. Itu tergambar dari suasana di markas tim kampanyenya di Taibesi. Tidak banyak simpatisan yang menumpuk di markas. Tidak ada juga slide besar seperti di Fretilin. Hanya para tim sukses yang menyaksikan melalui layar komputer mereka.

Saat didatangi Jawa Pos, mereka juga santai. Juru Bicara Tim Sukses Matan Ruak, Fidelis Magalhaes, memilih bersikap tenang. "Terlalu dini mengambil kesimpulan," katanya.

Menurut dia, mereka memang melakukan penghitungan menggunakan quick count serta memantau hasil di STAE. "Kami lebih memilih menunggu hasil final dari STAE. Setelah itu baru menentukan langkah," jelasnya.

Sedangkan di markas tim sukses Horta di Baripite, suasana sedikit suram. Tampaknya, mereka berupaya bersikap realistis terhadap peluang jagoan mereka. "Margin 10 persen itu terlalu sulit dikejar," ucap Augusto Junior Trindade, general coordinator JRH alias koordinator umum tim sukses Horta. (ham/c9/ttg)
 

    Kandidat                                     Suara        Persentas e
    1.Francisco "Lu-Olo" Guterres   120.283    28,34%
    2.Taur Matan Ruak                      106.138    25,1%
    3.Ramos Horta                            77.493    18,26%
    4.La Sama                                   74.751    17,61%
    5.Rogerio Lobato                         15.485    3,65%
    6.Jose Luis Guterres                    7.828    1,84%
    7.Manuel Tilman                            6.676    1,57%
    8.Abilio Araujo                          5.659        1,33%   
    9.Lucas da Costa                     3.543        0,83%
    10. Francisco Gomes              3.283        0,77%
    11. Maria do Ceu                      1.692        0,40%
    12. Angelita Pires                     1.566        0,37%
    13. Francisco Xavier*              Batal        Batal
    Suara yang sudah dihitung               424.397       
        Sisa suara belum dihitung                   211.654
        Total pemilik dari 13 distrik              636.051        
    *) Keterangan: Kandidat meninggal dunia
BACA ARTIKEL LAINNYA... Pencipta Krating Daeng Meninggal Dunia


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler