Luar Biasa! Maluku Bakal Digandeng Marseille Jadi Sister City

Jumat, 13 November 2015 – 12:12 WIB
Said Assagaff. Foto: dok/fajar

jpnn.com - JAKARTA - Provinsi Maluku berhasil menarik hati para pengusaha dari Marseille, Prancis. Potensi pariwisata, sektor maritim, perikanan, shipyard, migas dan perdagangan rempah yang dimiliki Maluku, membuat para pebisnis Marseille ingin segera berinvestasi.

Ketertarikan tersebut dibuktikan dengan mengundang Pemerintah Provinsi Maluku menghadiri business meeting bersama sekitar 70 pengusaha Prancis pada 18 November mendatang.

BACA JUGA: Bikin Bingung, Permen Tata Niaga Gas Dicap Cuma jadi Bibit Monopoli Baru

Gubernur Maluku Said Assagaff mengatakan, undangan tersebut disampaikan pihak Konsulat Jenderal RI  Marseille di Prancis. "Inisiasi pertemuan ini datang dari forum pengusaha di sana,” ungkap Said, Jumat (13/11).

Pada momen pertemuan tersebut, juga akan dijajaki kemungkinan Marseille menjadi “Sister City” bagi Provinsi Maluku. “Melihat kemiripan geografis, Maluku bisa dijadikan Sister City oleh Marseille. Apalagi Marseille memiliki garis pantai terpanjang 26 kilometer mirip dengan Maluku,” katanya.

BACA JUGA: Keren, BCA Boyong Lima Penghargaan di ICSA 2015

Dia menjelaskan, para pengusaha Marseille juga ingin mengetahui arah kebijakan pemerintah Maluku. "Termasuk kepastian penegakan hukum di Provinsi Maluku saat ini,” kata Said. 

Dia mengatakan, business meeting ini merupakan momen langka yang tidak boleh dilewatkan. Pihaknya sangat mengapresiasi undangan ini. Karenanya, Pemprov mengajak pengusaha Maluku untuk turut melakukan audiensi secara langsung dengan para pengusaha di sana. 

BACA JUGA: Pak Sudirman, Benarkah Tidak Ada Kerugian Negara di Petral?

"Tentunya pemerintah Provinsi Maluku membuka pintu lebar-lebar bagi perusahaan asing untuk memulai usaha,” bebernya. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menperin Incar Investor Amerika Serikat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler