Luhut Sebut Produsen Mobil Listrik Dunia Segera Berinvestasi di Indonesia, BYD dan Tesla?

Selasa, 17 Januari 2023 – 16:18 WIB
Luhut sebut rencana investasi produsen mobil listrik dunia. Ilustrasi. Foto: Ricardo/JPNN.com.

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut produsen-produsen mobil listrik dunia telah dan akan berinvestasi di Indonesia.

Luhut menguraikan sejumlah produsen mobil listrik tersebut, seperti Wuling asal China, Hyundai asal Korea Selatan, BYD asal China hingga Tesla dari AS.

BACA JUGA: Citroen Goda Pencintanya dengan Mobil Listrik e-C3

"Ini kalau Anda lihat semua di sini, hampir semua pemain, bukan hampir semua, (tetapi) semua pemain besar mobil dunia pun sudah masuk, akan masuk di kita. Terakhir itu BYD yang nomor satu di dunia, nomor dua ada Tesla, Hyundai, dan seterusnya," ucap dia.

Luhut juga menyebut perusahaan-perusahaan otomotif tersebut sudah sampai pada tahap finalisasi dan akan segera diumumkan rencana investasinya di Indonesia.

BACA JUGA: Mobil Listrik Xiaomi Siap Tantang Tesla Model 3, Apa Kelebihannya?

Kendati demikian, dia tidak menyebut pabrikan mobil listrik mana yang dimaksud telah mencapai tahap finalisasi, karena BYD dan Tesla sama-sama belum masuk ke Indonesia.

"Ini semua sudah memfinalisasi perjanjian-perjanjian Indonesia, EV, yang sudah kemarin di rapat kabinet dan kami bisa announce (umumkan) segera. Maka pemain-pemain besar dunia itu akan masuk ke Indonesia," jelas Luhut.

BACA JUGA: 80 Ribu Tesla Model S dan X Kena Recall

Dia menambahkan pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik dan kendaraan listrik yang dimulai dari hulu dengan hilirisasi nikel, telah membuat Indonesia menjadi tujuan investasi yang sangat menarik bagi dunia.

Hal itu juga didukung dengan keberhasilan Presidensi G20 2022 yang mendapatkan pujian besar dunia.

"G20 itu merupakan satu terobosan luar biasa yang diapresiasi sampai tadi malam saya di Davos, itu mereka memberi puja puji terhadap penyelenggaraan dan outcome dari G20 yang baru kita lalui beberapa waktu yang lalu," kata dia.

Luhut meyakini Indonesia akan menjadi satu dari tiga besar produsen baterai kendaraan listrik (electric vehincle/EV) terbesar di dunia pada 2027.

Keyakinan itu juga didukung oleh telah ditandatanganinya perjanjian kerja sama pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik antara holding BUMN MIND ID dengan produsen baterai kendaraan listrik asal China Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL) pada Senin (16/1).

"Maka kita sudah siap memasuki satu era baru membangun ekosistem lithium battery dan juga mobil EV dan ini kalau berjalan semua sesuai rencana, maka baterai pertama litium juga akan bisa kita produksi pada 2025."

"Nanti pada 2027 kita mungkin salah satu dari tiga besar dunia yang akan memproduksi EV battery juga termasuk mobil EV," pungkas Luhut. (antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... BYD Segera Merilis Mobil Listrik Terbaru, Pertama Pakai Kunci Digital NFC


Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler