Lulus SNMPTN 2020, Sebanyak 100 Calon Mahasiswa Baru UT Dapat Beasiswa

Sabtu, 11 April 2020 – 11:21 WIB
Pengumuman hasil SNMPTN 2020, Rabu 8 April 2020. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Lembaga Test Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) telah mengumumkan 96.496 siswa diterima di PTN melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), termasuk di antaranya 100 siswa diterima di Universitas Terbuka (UT).

Wakil Rektor Bidang Pengembangan Institusi dan Kerja Sama Dr Liestyodono Bawono Irianto MSi mengatakan, 100 siswa yang lulus SNMPTN akan mendapatkan beasiswa.

BACA JUGA: Jatim Tertinggi Penerima KIP Kuliah Jalur SNMPTN

"Selamat bagi siswa yang lulus SNMPTN. Bagi yang belum lulus bisa mencoba lewat jalur lain," kata Liestyodono dalam keterangan resminya, Sabtu (11/4).

Selain melakukan seleksi mandiri, untuk pertama kalinya tahun ini UT berpartisipasi dalam seleksi penerimaan mahasiswa melalui jalur SNMPTN.

BACA JUGA: Catat! 4 Hal Penting ini Harus Diketahui Siswa yang Lulus SNMPTN 2020

Adapun jumlah mahasiswa yang diterima sebanyak 100 siswa pada Program Studi Sistem Informasi dan Program Studi Teknologi Pendidikan.

Sebagai langkah awal beasiswa diberikan untuk dua program studi yaitu Sistem Informasi dan Teknologi Pendidikan bagi mereka yang berada di wilayah Unit Program Belajar Jarak Jauh-Universitas Terbuka (UPBJJ- UT), Jakarta dan Serang.

BACA JUGA: Di Hari Akhirnya, Glenn Fredly Masih Memikirkan Nasib Orang-orang yang Enggak Bisa Mudik

Ke depan, diharapkan semakin banyak kuota beasiswa yang berikan, demikian juga program studi yang ditawarkan.

Dan, kian banyak UPBJJ-UT yang mengelola sehingga dapat meningkatkan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi (APK PT) serta membantu siswa yang memiliki kemampuan akademik tinggi untuk melanjutkan pendidikan.

Liestyodono mengatakan beasiswa diberikan untuk maksimal 8 semester. Terdiri dari 145 SKS untuk Program Studi Sistem Informasi dan 144 sks Program Studi Teknologi Pendidikan, termasuk praktik mata kuliah.

"Namun, pada tahun pertama mahasiswa diwajibkan meraih Indeks Prestasi (IP) minimal 2,5, tahun. Kedua minimal 2,75 dan tahun ketiga dan selanjutnya minimal 3,00. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan terpacu dalam belajar sehingga menjadi lulusan berprestasi dan berkualitas serta memiliki daya saing dan daya juang tinggi," jelas Liestyodono.

Pada kesempatan sama Dr Sri Sedyaningsih, selaku kepala Pusat Pengembangan Hubungan Internasional dan Kemitraan (PPHIK) mengemukakan, bagi mereka yang tidak diterima di PTN melalui SNMPTN, UT tetap membuka kesempatan melalui jalur non-beasisiswa.

Sebagai perguruan tingggi negeri ke-45 di Indonesia, UT menawarkan sistem pembelajaran yang fleksible dan dapat diakses melalui beragam perangkat teknologi terkini.

Layanan online memungkinkan mahasiswa melakukan pendaftaran, perkuliahan dan ujian secara online. Mahasiswa dapat mengatur jadwal kuliah dan mengelola cara belajar secara mandiri dengan bantuan tutor andal, layanan akademik dan administratif mumpuni.

"Kami berharap tahun yang akan datang tidak hanya ikut serta dalam SNMPTN, tetapi juga dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN)," pungkas Sri Sediyaningsih.(esy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler