Mahardika Seokarno Tolak Berbagi Harta ke Garneta

Rabu, 27 Maret 2013 – 06:02 WIB
SIDANG cerai artis Garneta Haruni dengan Mahardika Soekarno kembali digelar di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Selasa (26/3). Agenda sidang kali ini adalah pembacaan kesimpulan.

""Agenda hari ini kesimpulan. Sidangnya hanya menyerahkan berkas saja ke majelis hakim. Kami memberikan kesimpulan, dan pihaknya Garneta juga menyerahkan kesimpulan,"" ujar Herdian, kuasa hukum Didi -sapaan akrab Mahardika Soekarno.

Herdian menjelaskan, dalam nota kesimpulannya, pihaknya meminta agar gugatan cerai Didi diterima. ""Kami meminta supaya majelis hakim mengabulkan gugatan cerai Mas Didi,"" tukasnya. Tak hanya itu, pihaknya menolak harta gono-gini yang diminta Garneta.

""Harta gono-gini yang diminta Garneta kami tolak. Rumah itu kan sudah ada sebelum Mas Didi dan Garneta menikah,"" tambahnya.

Selain menolak harta gono-gini, pihak Didi juga menolak untuk memberikan uang mut"ah dan iddah, dengan alasan Garneta pernah kabur dari rumah. ""Kami juga meminta uang mut"ah dan iddah yang diminta Garneta, ditolak majelis hakim. Kalau dia tidak kabur dari rumah, permintaan itu masih kami pertimbangkan. Tetapi karena Garneta kabur, ya kami tolak permintaannya,"" jelasnya.

Herdian menambahkan, sikap Garneta yang kabur dari rumah tanpa izin suami, membuktikan jika dirinya bukan contoh istri yang baik. ""Itu kan bukti bahwa dia bukan istri yang baik. Kok minta uang iddah dan mut"ah?,"" ujarnya beralasan.

Sempat mencuat adanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), pihaknya pun membantah jika kliennya telah melakukan kekerasan dalam pernikahannya kepada Garneta. ""Kami juga membantah telah melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Buktinya hanya foto, tidak ada saksi atau laporan polisi yang menguatkan adanya kekerasan itu,"" tuturnya.

Penolakan itu sendiri ditanggapi dingin oleh pihak Garneta. Kuasa hukumnya, Petrus Balapationa mengatakan, keinginan mendapat uang mut"ah dan iddah untuk Garneta, menjadi alasan penting yang harus direalisasikan. ""Kami mau uang mut"ah dan iddah sesuai dengan kemampuan, harkat dan martabatnya. Rp 1 miliar itu karena status sosialnya cukup mampu,"" tandasnya.

Petrus juga mengimbau kepada Didi, agar tidak sesumbar jika tidak memiliki kemampuan untuk mengabulkan permintaan Garneta. ""Kalau sanggupnya Rp 20 juta, artinya selama ini hanya sesumbar, omong gede doang. Kalau memang tidak mampu, bilang saja,"" ungkapnya. (dew)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pacari Pebasket, Widi Vierratale Terangsang Rajin Olga

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler