Mahasiswa Penghina Gibran di Medsos Ditangkap Polisi, Langsung Minta Maaf

Selasa, 16 Maret 2021 – 06:46 WIB
Mahasiswa meminta maaf terkait komentarnya yang menghina Walikota Solo, Gibran Rakabuming tentang Piala Menpora 2021. Foto: Instagram Polresta Surakarta

jpnn.com, SOLO - Patroli Tim Siber Polresta Solo melalui Tim Virtual Police mengamankan seorang mahasiswa yang memberi komentar pedas terhadap Wali Kota Solo Gibran Rakabuming. 

Mahasiswa bernama Arkham itu mengomentari soal penyelenggaraan Kickoff Piala Menpora 2021 yang akan berlangsung, Minggu 21 Maret 2021 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: SBY Terselamatkan dari Jebakan, Perempuan Bercadar Pemilik 70 Anjing, Penembakan Laskar FPI

Arkham memberi komentarnya pada Akun @Garudarevolution yang mengunggah foto Gibran bertuliskan "Ingin Semi Final dan Final Piala Menpora di Solo".

"Tahu apa dia soal bola tahunya cuma dikasih jabatan saja," tulis akun @arkham_87 di gambar Gibran Rakabuming Raka. tersebut.

BACA JUGA: Gibran Ajukan Ide Menarik untuk Pelaksanaan Piala Menpora

Menurut Kapolresta Kota Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak, penangkapan Arkham dilakukan hanya untuk meminta klarifikasi.

Setelah dimintai keterangan, Arkham mengaku komentar itu memang ditujukan kepada Gibran.

BACA JUGA: Istri Wali Kota Gibran Sempat Bikin Peserta Pelatihan Penasaran

Ade Safri menegaskan langkah persuasif diutamakan dalam penanganan kasus tersebut. Dia menilai komentar tersebut mengandung unsur hoaks karena mengatakan Gibran hanya mendapat jabatan dari bapaknya, Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Komentar tersebut sangat mencederai KPU, Bawaslu, TNI, Polri dan seluruh masyarakat Kota Solo yang telah menyelenggarakan Pilkada langsung sesuai UUD 1945," tutur Ade.

Atas komentar pedasnya tersebut, Arkham kemudian meminta maaf kepada Gibran dan seluruh masyarakat Kota Solo.

Permintaan maaf tersebut disampaikan secara terbuka melalui akun resmi Polresta Surakarta @PolrestaSurakarta di Instagram.

Dalam video yang diunggah akun tersebut, Arkham meminta maaf dan menyatakan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

"Saya meminta maaf kepada Bapak Gibran Rakabuming Raka dan kepada masyarakat Kota Solo. Saya tidak akan mengulanginya lagi. Jika mengulangi saya siap diproses hukum," ujar dia. (ngopibareng/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler