Mahfud menganggapnya sebagai upaya untuk menekan hakim MK. Ia menjelaskan, ada wacana yang berhembus bahwa dari sembilan hakim MK, ada empat yang setuju dan empat lainnya menolak.
"Terus disebut juga kalau Mahfud MD yang menjadi penentu. Saya nyatakan itu tidak benar, keputusan kami bulat, tidak ada dissenting opinion," tegas Mahfud saat memimpin sidang Judicial Review jabatan Wamen di Gedung MK, Selasa (5/6).
Seperti diketahui jabatan Wamen digugat ke MK oleh sekelompok masyarakat yang menamakan diri GNPK. Mereka menilai Pasal 10 Undang-Undang Nomor 39 tahun 2008 tentang Kementrian Negara yang kemudian mengangkat Wamen bertentangan dengan UUD 1945. (abu/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen
Redaktur : Tim Redaksi