Malaysia Healthcare Kembali Buka Wisata Medis

Senin, 01 November 2021 – 12:40 WIB
Malaysia telah menerima banyak pertanyaan dari pasien di Indonesia yang menunggu untuk dapat kembali dan melanjutkan perawatan kesehatan mereka. Foto: Dok Malaysia Healtcare

jpnn.com, JAKARTA - Malaysia Healthcare mengumumkan bahwa pihaknya saat ini sedang mempersiapkan penyambutan kembali wisatawan medis ke Malaysia.

Selama masa pandemi ini, Malaysia telah menerima banyak pertanyaan dari pasien di Indonesia yang menunggu untuk dapat kembali dan melanjutkan perawatan kesehatan mereka.

BACA JUGA: Strategi Terbaru Aido Health untuk Mudahkan Layanan Kesehatan

Malaysia telah menjadi pilihan destinasi utama bagi wisatawan medis di seluruh dunia terutama dari Indonesia, dengan mencatat total wisatawan medis sebesar 1,2 juta lebih di tahun 2019 berasal dari Indonesia.

Masyarakat Indonesia tercatat mencari perawatan mulai dari pemeriksaan kesehatan dasar hingga prosedur kompleks di Malaysia, dengan ketenangan pikiran dan berbekal pengetahuan.

BACA JUGA: Berkas Perkara Dinyatakan Lengkap, Bripka MN dan Istri Siri Segera Diadili

Di bawah kepemimpinan Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), industri ini telah mengambil berbagai inisiatif, dipandu dengan Blueprint industri yang telah diluncurkan untuk memetakan rencana kerja yang akan bermanfaat bagi para pasien dalam bentuk pengalaman dan keselamatan.

Selama ini Malaysia terus memperkuat posisinya sebagai Pusat Kesuburan dan Kardiologi di Asia dan Pusat Keunggulan Perawatan Kanker karena Malaysia telah dikenal untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas kelas dunia yang mudah diakses dan terjangkau secara kompetitif.

BACA JUGA: Janda Cantik Ini Pilih Berbuat Nekat di Kamar saat Subuh, Tak Disangka, Ini Penyebabnya

“Selain keunikkan posisi yang kami miliki di kawasan ini, MHTC juga fokus untuk membangun kemitraan agar dapat membuka lebih banyak pintu bagi layanan telehealth, dengan menerapkan kerangka kerja digital guna meningkatkan pengalaman pasien sebagai yang utama sepanjang perjalanan perawatan Kesehatan, dan membangun kerangka kerja untuk kehidupan di masa pensiun,” kata Mohd Daud Mohd Arif, Chief Executive Officer MHTC.

Selain itu, Malaysia juga akan membuat Flagship Medical Tourism Hospital Programme yang akan mengangkat para ikon terkemuka secara global bagi perjalanan perawatan kesehatan, dengan memberikan keseluruhan pengalaman pasien yang luar biasa berdasarkan keunggulan layanan medis berbasis hasil dan praktik layanan terbaik.

"Sebagai pemain tangguh dalam industri perjalanan perawatan kesehatan global, Malaysia Healthcare sedang menempa ketahanan industri terlebih dahulu dengan mendorong fase pemulihan industri, hal ini menunjukkan kekuatan Malaysia sebagai destinasi yang aman dan tepercaya. Kami berharap dalam waktu dekat ini, kami dapat menyambut lebih banyak wisatawan medis dari Indonesia yang datang ke negara kami," kata Mohd Daud Mohd Arif.

Agar industri perjalanan perawatan kesehatan terus berkembang, Malaysia Healthcare fokus dalam membangun kepercayaan mereka dengan melibatkan para stakeholder lokal dan di kawasan melalui inisiatif-inisiatif, seperti insigHT2021.

InsigHT2021 adalah konferensi tahunan intelijen pasar perjalanan perawatan kesehatan dengan fokus pada Penempaan Ketahanan untuk industry, yang akan diselenggarakan secara virtual, dari tanggal 16 hingga 18 November 2021 mendatang.

Acara ini mendorong para pemain regional untuk bergabung, berkolaborasi, berkumpul, dan membentuk masa depan perjalanan layanan kesehatan bersama melalui strategi pemulihan pasca-pandemi, peluang bisnis yang belum dimanfaatkan, dan menentukan tren masa depan.

BACA JUGA: Wewen Selalu Berkeliaran di Rumah Makan, Padahal Bukan Karyawan, Oh Ternyata

Peserta insigHT akan dapat mendengarkan para pembicara dari Mayo Clinic, Tourism Authority of Thailand, UNWTO Spain, AirAsia, L.E.K. Konsultasi. insigHT2021 didukung oleh TM One (Mitra Digital), Tourism Malaysia, Tourism Selangor, IMM Carehub, dan Magicopper.(dkk/jpnn)


Redaktur : Budi
Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler