Malaysia Larang Penayangan Film Jennifer Lopez Berjudul Hustlers, Tentang Apa ya?

Minggu, 22 September 2019 – 06:17 WIB
Jennifer Lopez. Foto : Publinews

jpnn.com - MALAYSIA melarang penayangan Hustlers, film yang dibintangi aktris dan penyanyi terkenal Jennifer Lopez. Film itu mengisahkan sekelompok penari telanjang yang menipu klien mereka dengan melakukan pembiusan.

Pemerintah Malaysia dituduh oleh para kritikus seni sebagai negara yang terlalu protektif dan selalu bersinggungan dengan pilihan individu (nanny state) karena sikap yang konservatif terhadap film-film yang bisa ditayangkan di Negeri Jiran itu.

BACA JUGA: Auw!! Ronaldo Kedapatan Asyik-asyik dengan Jennifer Lopez

Pada Agustus 2019, Dewan Sensor Film (LPF) Malaysia menghapuskan adegan seks sejenis pada film "Rocketman", sebuah film yang berdasarkan kisah penyanyi Inggris, Elton John.

Larangan tayang terhadap "Hustlers" diumumkan melalui media sosial Kamis malam waktu setempat oleh distributor lokal film Square Box Pictures, seperti dilaporkan Reuters.

BACA JUGA: Jennifer Lopez Pamer Pamerin Pantatnya yang Seksi, Nggak Percaya? Masuk Sini

Tidak ada alasan pelarangan penayangan yang djelaskan oleh distributor. Namun LPS mengatakan "Hustlers" dikemas dengan begitu banyak konten pornografi sehingga tidak akan ada cuplikan film yang tersisa, setelah LPF menyensor adegan film yang diperlukan, menurut laporan oleh Kantor Berita AFP.

"Hustlers" - terinspirasi oleh kisah nyata Samantha Barbash dan tiga kawan Barbash yang mencuri setidaknya 200 ribu dolar AS dari pria yang telah mereka bius.

BACA JUGA: Jennifer Lopez dan Alex Rodriguez Bertunangan?

Film ini telah menghasilkan 30 juta dolar AS dari pemutaran film di bioskop-bioskkop Amerika Utara pada peluncurannya akhir pekan lalu. (indraarief/ant/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler