Mama Suli, Perempuan Paranormal Itu Tewas dalam Kondisi Mengenaskan

Jumat, 05 Juli 2019 – 07:41 WIB
Police Line

jpnn.com, KAPUAS - Rahmah Wati alias Mama Suli, yang dikenal sebagai seorang paranormal, ditemukan tak bernyawa.

Perempuan 54 tahun tersebut ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumahnya, Desa Tapen, Kecamatan Kapuas Tengah, Kalteng, Rabu (3/7) sekitar pukul 04.30 wib.

BACA JUGA: Ki Joko Bodo Wakafkan Tanahnya untuk Pembangunan Masjid

"Iya benar korban ditemukan meninggal dengan luka tusuk di bagian leher, dan luka tusuk di bagian dada sebelah kiri," ungkap Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro melalui Kapolsek Kapuas Tengah Iptu Catur Winarno.

Kejadiaannya, menurut Kapolsek, Rabu sekitar pukul 04.30 WIB saat pelapor Hartono bin Marliansyah (anak korban), bersama istrinya Hartati mendatangi rumah korban dengan maksud ingin mengobati anaknya yang sakit. Namun saat mengetuk pintu depan rumah korban, ternyata pintu tidak dibukakan dan tidak ada jawaban.

BACA JUGA: Paranormal Sebut Masih Ada Bom di Tempat Lain

"Selanjutnya pelapor ke belakang rumah, dan masuk ke dalam rumah lewat pintu dapur yang tidak terkunci," lanjutnya.

BACA JUGA: Suami Heran Istri Selalu Minta Turun di Depan Gang, Berujung Kematian

BACA JUGA: Yuliati Belum Ditemukan, Keluarga Minta Bantuan Paranormal

Kemudian Hartono mendatangi kamar korban, dan mendapati korban sudah dalam keadaan tidak sadar diri. Posisi korban telentang di lantai kamar, tubuh mengeluarkan darah. "Terdapat luka tusuk di bagian leher, dan luka tusuk di bagian dada sebelah kiri," tegasnya.

Atas kejadian tersebut, Hartono melapor ke Polsek Kapuas Tengah untuk di proses secara hukum. Selanjutnya anggota Polsek Kapuas Tengah ke lokasi melakukan pengamanan TKP memasang Police Line, dan mencatat semua yang mengetahui kejadian. Bahkan telah dilakukan visum et repertum (VER) mayat dan koordinasi untuk autopsi.

BACA JUGA: Heboh, Bocah Usia 16 Tahun Sudah Beristri Perkosa Anak SD

"Barang Bukti diamankan satu lembar baju motif kembang warna merah putih, satu lembar kain sarung motif kembang dan satu lembar rok dalam warna krem. Pelakunya masih dalam penyelidikan," pungkasnya. (alh/ala)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Demi Cinta, Rela Telan Ponsel dan Kawat


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler