Manchester City Vs Watford: Final Istimewa Buat Kompany

Sabtu, 18 Mei 2019 – 11:46 WIB
Vincent Kompany. Foto: AFP

jpnn.com, LONDON - Buat kapten Manchester City Vincent Kompany, final Piala FA antara timnya melawan Watford di Webley, Sabtu (18/5) malam menjadi sangat spesial. Selain kontraknya yang habis 30 Juni mendatang, Piala FA adalah turnamen pertama yang dimenangi Kompany pada musim 2010-2011 sejak bergabung dengan City musim panas 2008 lalu.

Menurut ESPN setelah gol krusial pemain 33 tahun itu ke gawang Leicester pada matchweek 37 (7/5), pihak klub mencoba menawari kontrak baru kepada pemain Belgia itu. Namun Kompany belum memberikan jawaban untuk perpanjangan kontrak yang hanya setahun itu.

BACA JUGA: Guardiola: Manchester City Tidak akan Membeli Antoine Griezmann

Sama seperti Chelsea juga Bayern Muenchen, maka City memberlakukan sistem kontrak pendek yakni semusim kepada para pemainnya yang berkepala tiga. Kalau Kompany ikatan kerjanya habis musim panas ini, maka para pemain City yang berkepala tiga lain seperti Claudio Bravo (36 tahun), David Silva (33 tahun), dan Fernandinho (34 tahun) purna musim depan.

Kompany kepada Sky Sports kemarin (17/5) mengatakan lebih sibuk memikirkan untuk menuntaskan musim ini dengan satu lagi trofi. Bukan soal menerima perpanjangan kontrak, pensiun atau pergi dari City.

BACA JUGA: Manchester City Bisa Sapu Bersih Empat Gelar di Inggris Musim Ini

“Saya tahu tim ini dan mereka seperti sekumpulan singa dan ketika tim ini sedang lapar, maka semua pemain menjelma menjadi tim yang spesial. Saya akan melakukan apa pun agar tim ini lebih lapar gelar,” kata eks pemain Hamburger SV itu.

(Baca Juga: Guardiola: Manchester City Tidak akan Membeli Antoine Griezmann)

BACA JUGA: Gol Menakjubkan Kompany Bawa Manchester City Kembali ke Puncak Klasemen

Kompany sangat termotivasi untuk gelar Piala FA keduanya yang mungkin dimenanginya musim ini. Selain Kompany, maka Silva adalah pemain City lain yang tampil di final Piala FA sewindu yang lalu.

Pelatih City Pep Guardiola kepada BBC mengatakan Kompany adalah patron loyalitas buat pemain-pemain muda. Selain itu, gol satu-satunya Kompany musim ini yang tercipta ke gawang Leicester membakar spirit semua pemain di akhir musim.

“Vinnie (sapaan Kompany, red.) berkata jika dia terakhir melakukan tembakan on target dari luar kotak penalti pada 2012 silam. Dan lewat golnya (ke gawang Leicester) kita meneladani perjuangan sampai akhir laga,” puji Guardiola.

Sementara itu, Kompany memiliki memori manis dalam babak final musim lalu. Di laga puncak Piala Liga 2017-2018, Kompany berkontribusi satu gol ketika The Citizens menang 3-0 atas Arsenal. (dra)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Manchester City Tembus Final Piala FA, Kans 4 Trofi 1 Musim Masih Terjaga


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler