Manjakan Wisatawan, ITDC Sediakan Stasiun Pengisi Daya Gratis

Jumat, 19 Agustus 2022 – 18:36 WIB
Dua wisatawan sedang mengisi daya HPnya di Pantai Kuta Mandalika Lombok. Foto: ITDC

jpnn.com, LOMBOK TENGAH - Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menyediakan stasiun pengisi daya berbasis tenaga surya untuk ponsel pintar.

Hal itu untuk memanjakan para wisatawan yang hendak berlibur ke Kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika.

BACA JUGA: Tidak Selenggarakan Tes Pramusim MotoGP, Sirkuit Mandalika Bakal Gelar Balapan Ini

ITDC ingin mendorong pemanfaatan energi terbarukan bagi sejumlah fasilitas di dalam kawasan The Mandalika, Lombok Tengah.

Managing Director The Mandalika Bram Subiandoro mengatakan semua itu sebagai upaya mewujudkan prinsip pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) di seluruh kawasan.

BACA JUGA: Ini Penyebab Sirkuit Mandalika Tak Menjadi Tuan Rumah Tes Pramusim MotoGp 2023

"Ini merupakan komitmen kami dalam mewujudkan The Mandalika sebagai destinasi pariwisata yang berkelanjutan," Kata Bram.

Saat ini, lanjut Bram, ada lima unit charging station berbasis solar cell tersebar di Pantai Kuta dan Sirkuit Mandalika.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Absen Gelar Tes Pramusim MotoGP 2023, MGPA Beri Penjelasan

Tempat pengisian baterai ponsel itu disiapkan melalui kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Yayasan Sinar Utama Nusantara (SUN).

Selain itu, ITDC juga akan meningkatkan operasional kawasan yang ramah lingkungan menggunakan moda transportasi bertenaga listrik.

"Kemudian penyediaan pengolahan air dan limbah dalam kawasan," imbuh Bram.

Fasilitas ramah lingkungan yang tersedia di The Mandalika antara lain moda transportasi berupa 20 unit motor listrik, empat unit buggy, lima unit segway.

Seluruh fasilitas itu untuk melakukan aktivitas operasional kawasan dan Sea Water Reverse Osmosis (SWRO).

Di mana itu berfungsi untuk mengolah air laut menjadi bersih yang dapat dikonsumsi untuk memenuhi kebutuhan di dalam kawasan.

Bram menjelaskan ITDC juga meningkatkan operasional kawasan yang lebih ramah lingkungan dengan menyediakan Waste Water Treatment Plant (WWTP).

Hal itu untuk mengolah limbah cair dan Solid Waste Treatment Plant (SWTP) untuk mengolah limbah padat yang ada di dalam kawasan.

"Semua itu dengan harapan kawasan ini semakin dapat memenuhi fasilitas sebagai destinasi pariwisata dengan konsep sustainable tourism berstandar internasional," pungkas Bram. (mcr38/Jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... MotoGP Umumkan Jadwal Tes Pramusim 2023, Sirkuit Mandalika Absen


Redaktur : Fathan Sinaga
Reporter : Edi Suryansyah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler