Mantan Pangkostrad Dirayu Jadi Ketua Golkar Sumut

Kamis, 10 Mei 2012 – 08:25 WIB
Letjen (Purn) TNI AY Nasution saat masih aktif sebagai Pangkostrad. Foto: sam/jpnn

MEDAN-Konflik di tubuh Partai Golkar Sumut kian meruncing. Akibat kekisruhan di partai berlambang beringin ini, sampai melakukan aksi pemecatan terhadap 12 orang pengurus dengan alasan revitalisasi ini pun dilakukan oleh DPP Partai Golkar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Sumut Pos (Grup JPNN), Andi Achmad Dara akan dipertahankan sebagai plt ketua Golkar Sumu, hingga menunggu calon ketua Golkar Sumut yang baru, sesuai kriteria yang diingikan Aburizal Bakrie.

Bahkan Ical sendiri juga menginginkan kedepannya calon ketua DPD Partai Golkar Sumut dari militer non aktif.S osok nama yang akan diplot untuk mengisi jabatan ketua itu sudah di antongi dan dipersiapan oleh DPP Partai Golkar.

"Salah satu nama yang akan menonjol calon ketua Golkar Sumut ini, adalah mantan Pangkostrad Letjen (Purn) TNI AY Nasution.Nama ini muncul juga berkat manuver yang dilakukan oleh kelompok Tabagsel alias Tapanuli Bagian Selatan, dengan memanfaatkan isu Musdalub yang digelindingkan kelompok 55 yang dimotori mantan Sekretaris DPD Golkar Sumut Hardi Mulyono," ujar sumber itu.

Sejak konplik bergulir di tubuh Partai Golkar Sumut ini berlangsung, sambung sumber itu kelompok ini terus melakukan loby-loby politiknya di Jakarta.Bahkan kelompok ini juga pernah melakukan pertemuan dengan mantan Pangkostrad itu di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Munculnya nama mantan Pangkostrad ini calon Ketua DPD Partai Golkar Sumut, yang dijagokan oleh kelompok Tabagsel juga diperkirakan akan dapat meredam atau mendamaikan antara Ketum Partai Golkar itu dengan Akbar Tanjung yang tidak menundukung Ical sebagai Capres dari Partai Golkar, juga dapat mendongkrak perolehan suara di Sumatera Utara dalam pilres yang akan datang.AY Nasution juga mempunyai hubungan kerabat dekat dengan keluarga Aburizal Bakrie," terang sumber itu.

Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sumut Amru Daulay, pada wartawan Rabu (9/5) di Jalan Wahid Hasyim Medan, mengakui kalau dirinya melakukan pertemuan dengan mantan Pangkostrad Letjen (Purn) TNI AY Nasution

"Saya pernah bertemu dengannya dan saya secara pribadi mendukung beliau itu (AY Nasution) dalam pencalonan Gubernur Sumatera Utara.Golkar sendiri kan membuka semua bagi siapa saja yang akan menginginkan diri mencalonkan diri dari Partai Golkar untuk maju sebagai Cagubsu," ujar Amru Daulay.

Ketika disinggung adanya keinginan DPP Partai Golkar, untuk merekrut mantan militer non aktif untuk, didudukan sebagai ketua DPD Partai Golkar Sumut, Amru Daulay mengaku bahwa dia setuju dan sudah melakukan lobi dengan AY Nasution.

"Saya setuju.Siapapun berhak untuk maju menjadi ketua DPD Partai Golkar Sumut.Tapi Golkar juga akan melihat kriteria calon itu.Kita sudah pasti mendukung.Dan saya secera pribadi mendukungnya," ujar Amru Daulay.

Amru Daulay bersama dengan Chaidir Ritonga bertemu dengan mantan Pangkostrad Letjen AY Nasution di Jakarta.Pertemuan itu diduga untuk memajukan AY Nasution untuk maju sebagai calon Gubsu dari Partai Golkar.Amru Daulay sendiri juga berusaha memainkan politiknya, untuk memplot AY Nasution untuk menjadi calon ketua Partai Golkar Sumut.(Rud)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Alex Noerdin: PKK Tak Bisa Dianggap Remeh


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler