Mantap! PIS dan PIMD Gandeng Low Sulphur Fuel Oil Trading di Singapura

Jumat, 13 Agustus 2021 – 18:37 WIB
Pertamina International Shipping Pte Ltd (PISPL) dan Pertamina International Marketing and Distribution Pte Ltd (PIMD) telah menjalin kemitraan strategis untuk mengoptimalkan kapal VLCC PIS PIONEER. Foto: Pertamina

jpnn.com, JAKARTA - Pertamina International Shipping Pte Ltd (PISPL) dan Pertamina International Marketing and Distribution Pte Ltd (PIMD) telah menjalin kemitraan strategis untuk mengoptimalkan kapal VLCC PIS PIONEER sebagai Floating Storage Unit (FSU) di Tanjung Pelepas, Malaysia.

PIMD mulai mengoperasikan PIS PIONEER, VLCC buatan Jepang 2004, untuk jangka waktu sewa sebagai FSU pada 24 Juli 2021.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Percaya Pertamina Bisa Jaga Keberlanjutan Blok Rokan

FSU PIS PIONEER telah berhasil menyelesaikan transfer minyak pertamanya ke tongkang yang dikendalikan PIMD EAGER pada 28 Juli 2021 di mana selanjutnya EAGER mengirimkan produk LSFO kepada pelanggan PIMD di Singapura.

"PIS PIONEER merupakan VLCC pertama yang dioperasikan oleh PT Pertamina International Shipping," kata Corporate Secretary PT PIS Arief Sukmara dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (13/8).

BACA JUGA: Pertamina Kembali Sabet Penghargaan, Kali Ini Internasional Corporate Register Reporting Awards

Diperoleh pada 2018, kapal tersebut sudah melayani berbagai Penyewa dan Perusahaan Minyak International seperti PV Oil (Vietnam), S-Oil (Korea Selatan), Equinor (Norwegia), Petrobras (Brazil), SCI (India), BPCL (India), Hyundai Merchant Marine (Korea Selatan), dan lainnya.

PIS PIONEER merupakan salah satu kapal FSU yang telah mendapatkan persetujuan sebagai titik suplai / supply point dari proses asesmen FOB Singapore Marine Fuel yang dilakukan oleh S&P Global Platts selama beroperasi di Singapura dalam jangka waktu satu setengah tahun terakhir periode sewa pada 2019-2021.

BACA JUGA: Pertamina Resmi Urus Blok Tua Rokan, Begini Pesan Legislator PKS

Setelah menyelesaikan lebih dari 200 pelayanan operasional STS yang sukses di Tanjung Pelepas Malaysia, kapal tersebut kembali ke PIS pada Mei 2021. PIS PIONEER baru saja menyelesaikan pelayaran sementara ke Exxon setelah mengirimkan kargo dari Timur Tengah ke terminal Thaioil di Sriracha, Thailand pada Juli 2021. FSU PIS PIONEER beroperasi dengan standar operasional dan standar ramah lingkungan , untuk menunjukkan komitmennya kepada PIMD sebagai Penyewa.

Menurut Arief, PIMD anak perusahaan PT Pertamina Patra Niaga sebagai Subholding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), berambisi untuk menjadi pemimpin pasar dalam bisnis bunker di Singapura dan bersaing dengan Perusahaan Minyak Internasional (IOC) dan Perusahaan Perdagangan lainnya di Asia.

"Untuk mencapai tujuan tersebut, PIS dan PIMD berkolaborasi untuk menjadikan kawasan Nipa di Kepulauan Riau sebagai lokasi yang strategis sebagai pusat kegiatan bunkering dalam pelayanannya bersaing dengan wilayah Singapura," kata dia.

PIS dan PIMD bersama-sama berjanji untuk saling mendukung untuk bisnis perdagangan dan pelayaran dan sebagai wujud komitmen PT Pertamina (Persero) untuk mengirimkan energi dan solusi logistik laut kepada mitra internasional.

"Kemitraan ini dilandasi oleh keyakinan bersama bahwa kolaborasi di seluruh subholding Pertamina dan Pertamina Grup adalah inti untuk mencapai pertumbuhan Perusahaan yang berkelanjutan," ujar Arief.

Dia menjelaskan PISPL anak perusahaan PT PIS sebagai Subholding Shipping PT Pertamina (Persero) dan bercita-cita menjadi Integrated Marine Logistics Company, akan terus mendukung PIMD dan subholding lainnya di lingkungan Pertamina Group.

PT PIS berkomitmen untuk memberikan nilai dan kualitas layanan kepada semua pemangku kepentingan dengan keunggulan layanan dan operasi yang aman.

Melalui PISPL sebagai anak perusahaan di luar negeri, lebih banyak kapal yang dikendalikan PIS telah secara aktif dikomersialkan kepada Penyewa pihak ke-3 di wilayah tersebut untuk periode dan sewa perjalanan dengan menyertakan area perdagangan di seluruh dunia.

"PT PIS menunjukkan agresifitasnya untuk penetrasi ke pasar internasional dan memperkuat posisinya sebagai salah satu Asia’s Leading Shipping Company," ungkap Arief.

Arief menegaskan untuk mewujudkan perusahaan Subholding Integrated Marine Logistics Company, dan diharapkan PIS Pioneer sebagai VLCC yang dikelola merupakan salah satu bentuk upaya proyek VLCC yang berhasil bersinergi dengan mitra bisnis pada saat ini yaitu PIMD.

"Tentunya bertujuan dalam mewujudkan kebutuhan energi nasional. Selain itu wujud nyata kerja sama ini diharapkan dapat terus maju dan berkembang juga terhadap VLCC yang baru saat ini yaitu Pertamina Pride dan Pertamina Prime” ujar Arief. (jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler