Manto Hanya Terdiam Sambil Memeluk Jasad Anaknya

Kamis, 25 November 2021 – 16:17 WIB
Manto saat mendapati anaknya yang sudah terbujur kaku. Foto: dok rakyat kaltara

jpnn.com, NUNUKAN - Manto hanya terdiam sambil memeluk jasad anaknya, Rustam yang sudah terbujur kaku.

Anak laki-lakinya itu nekat mengakhiri hidup dengan cara yang tragis, menggantung diri.

BACA JUGA: Berita Duka, Darson Tewas Terlindas Truk Sawit, Mengerikan!

Rustam ditemukan tewas dengan leher yang terikat tali di sebuah bangunan kosong di pinggir dermaga tradisional Sei Bolong, Nunukan Timur.

Rustam merupakan ABK pengangkut tabung gas LPG dari Kota Tarakan.

BACA JUGA: Pagi Buta, Suasana Tempat Hiburan ini Sontak Mencekam, Darah Berceceran

Pemuda 21 tahun itu dikenal sering menyendiri dan pendiam. Bahkan selama berada di dermaga saat kapal berlabuh, Rustam jarang bersosialisasi.

Korban pertama kali ditemukan oleh Manto dan kemudian mengabarkan kejadian itu kepada pemilik bangunan kosong tersebut, yakni Abdul Hanang.

BACA JUGA: Lagi Tidur Nyenyak Bareng Istri, Irawan Kaget, Ambulans Masuk Rumah

“Terakhir saya bertemu dia pukul 22.00 WITA, di pondokan pinggir jalan di bawah pohon ketapang. Saya sempat tegur dia, sebelum akhirnya pada pagi (Selasa) saya dapati sudah meninggal tergantung di bangunan milik saya,” ujar Abdul Hanang.

Hans mengaku tidak tahu penyebab Rustam nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.

Wakapolsek Nunukan Kota Ipda Ardiansyah mengatakan kematian Rustam diduga akibat hubungan asmara.

Dugaan tersebut diperkuat dengan sejumlah pesan singkat WhatsApp di handphone Rustam.

Terdapat kata-kata bernada cemburu yang diduga kuat mendasari Rustam nekat gantung diri.

“Hasil pemeriksaan, motifnya diduga karena cemburu. Dia menjalin hubungan dengan kekasihnya yang statusnya janda dan tinggal tidak jauh dari TKP. Dia curiga kekasihnya menjalin perselingkuhan dengan laki laki lain, tetapi tidak punya bukti hanya sekedar kecurigaan,” bebernya.

“Chat terakhirnya itu ditulis pada Senin 22 November pukul 23.00 WITA. Intinya dia minta maaf dan berpesan agar kekasihnya tidak menyesal apabila tak lagi bisa melihatnya,” lanjut Ardiansyah.

Rustam juga disebut sudah pernah mencoba melakukan upaya bunuh diri, tetapi gagal.

“Oleh karena itu, ayah korban menolak anaknya divisum. Dia tahu yang menimpa anaknya dan ingin langsung menguburkannya," pungkas Ardiansyah.

Jenazah korban akanyuu dibawa ke Sebatik untuk dimakamkan di sana. (*/lik/*/viq/uno/prokal)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Istri di Rumah, Penjual Sate Malah Ajak Pelajar Perempuan ke Kebun Jagung


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler