Marquez Janji Lebih Hati-Hati

Senin, 30 September 2013 – 14:11 WIB

jpnn.com - ARAGON - Kemenangan Marc Marquez di balapan seri Aragon, Minggu (29/9), menyisakan setitik noda. Pembalap Repsol Honda tersebut dianggap "bersalah" ketika menyerempet rekan setimnya Dani Pedrosa.

Akibat serempetan itu, Pedrosa terjungkal dan tidak bisa melanjutkan balapan. Pedrosa pun harus melupakan mimpinya untuk menjuarai balapan MotoGP musim ini.

BACA JUGA: Made Wirawan: Main Tanpa Penonton, Ibarat Sayur Tanpa Garam

Padahal, sebelum tragedi itu terjadi, Pedrosa sempat duduk di posisi runner up di belakang gacoan Yamaha Factory, Jorge Lorenzo. Nah, kecelakaan Pedrosa dianggap sebagai berkah bagi Marquez yang akhirnya melaju ke podium juara.

"Saya sangat kecewa. Pedrosa adalah rekan setim saya. Itu adalah hal yang normalnya tidak pernah terjadi. Saya menyentuh kabel pengendalinya," terang Marquez sebagaimana dilansir laman Crash, Senin (30/9).

BACA JUGA: Timnas U-16 Gagal Total di Kualifikasi AFC Cup

Ini bukan kali pertama Marquez mengalami hal-hal seperti itu. Sebelumnya, di seri San Marino lalu, Marquez juga hampir saja membahayakan dirinya sendiri. Karena itu, pembalap berusia 20 tahun tersebut bakal berubah.

"Saya harus lebih berhati-hati karena saya sudah melakukan banyak kesalahan. Beberapa sirkuit lebih baik, beberapa lainnya buruk. Itu adalah kesalahan saya karena saya berada di belakang Pedrosa," tegas Marquez. (jos/jpnn)

BACA JUGA: Timnas U-23 akan Ujicoba di Tiga Negara Asia

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Roma Jaga Rekor Tak Terkalahkan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler