Masjid Agung Palembang Menggelar Salat Gerhana Bulan Total

Selasa, 08 November 2022 – 16:14 WIB
Ilustrasi gerhana bulan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - PALEMBANG - Masjid Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) Jayo Wikromo atau dikenal dengan Masjid Agung Palembang akan menggelar pelaksanaan salat gerhana bulan total (GBT), Selasa (08/11).

Ketua Umum Pengurus Masjid Agung Palembang Kgs Ahmad Sarnubi mengatakan salat GBT akan digelar usai Magrib.

BACA JUGA: BRIN Sebut Melihat Gerhana Bulan Total Tidak Perlu Alat Khusus

"Bagi yang ingin mengikuti salat gerhana bulan total datang langsung ke Masjid Agung Palembang," kata Sarnubi.

Menurut Sarnubi salat gerhana bulan hukumnya itu sunah.

BACA JUGA: Gerhana Bulan Total, Masyarakat Riau Bisa Menyaksikan Pada Jam Ini

"Barang siapa yang melakukan salat di waktu ada gerhana maka akan mendapat ganjaran pahala," kata Sarnubi.

Masjid Agung Palembang sendiri selalu menggelar salat ketika ada gerhana.

BACA JUGA: Warga Sumsel Bisa Melihat Gerhana Bulan Total dari Sini, Catat Waktunya!

"Kami selalu melakukan salat sunah gerhana. Tujuan untuk mengikuti petunjuk Nabi Muhammad atau patuh kepada anjurannya," tutur Sarnubi.

Dia mengatakan, imam salat gerhana di Masjid Agung Palembang, yakni Ustaz Fadhil Syamsuddin serta khatib Ustaz Muhammad Iqbal.

"Salat gerhana bulan total dilakukan sebanyak dua rakaat sebagaimana salat pada umumnya. Hanya saja, terdapat sedikit perbedaan dalam pelaksanaannya karena terdapat empat kali rukuk dalam dua rakaat tersebut," katanya.

Berikut tata cara dan niat salat gerhana bulan total.

1. Membaca niat dalam hati 

Ushalli sunnatal khusuf rak'ataini imaman/makmuman lillahita'ala.

Artinya: saya salat suna gerhana bulan total dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT.

2. Takbiratul ihram, yaitu bertakbir seperti salat biasa.

3. Membaca doa iftitah dan berta'awudz, kemudian membaca surat al-fatiha, dilanjutkan membaca surat al-baqarah.

4. Kemudian rukuk sambil membacakan bacaa tasbih.

5. Lalu bangkit dari rukuk (i'tidal) sambil mengucapkan sami'allahu liman hamidah. Rabbana lakal hamd.

6. Setelah i'tidal tidak langsung sujud. Namun, dilanjutkan dengan membaca surat al-fatiha dan surat panjang yang lain.

7. Kemudian rukuk kembali (rukuk kedua) yang

panjang bacaanya lebih pendek dari rukuk sebelumnya.

8. Setelah itu bangkit dari rukuk (i'tidal).

9. Dilanjutkan sujud yang panjang sebagaimana rukuk, lalu duduk di antara dua sujud, kemudian sujud kembali.

10. Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan rakaat kedua sebagaimana rakaat pertama. Hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya. Anda dapat membaca surat an-nisa dan dilanjutkan dengan membaca surat al-maidah.

11. Salam

Imam salat dapat melanjutkan menyampaikan khotbah yang berisi tentang ajakan berzikir, berselawat, membaca istigfar, serta sedekah. (mcr35/jpnn)


Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Cuci Hati

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler