Masyaallah, Ki Gendeng Pamungkas Adalah Ayah Terbaik di Dunia

Senin, 08 Juni 2020 – 08:12 WIB
Anak ke dua Ki Gendeng Pamungkas, Gebyar Nusantara Masardi (kanan). Foto: Indra Siregar/Radar Depok

jpnn.com, DEPOK - Isan Marsadi alias Ki Gendeng Pamungkas tutup usia di RS Mulia Bogor, Sabtu (6/6).

Paranormal kondang yang juga dikenal sangat peduli dengan anak-anak jalanan itu meninggal karena komplikasi penyakit diabetes dan jantung.

BACA JUGA: Mbah Mijan Bilang Ki Gendeng Pamungkas Bukan Paranormal Kaya

Selain dikenal sebagai paranormal yang kontroversial, KGP juga merupakan ayah yang baik.

Anak kedua dari almarhum, Gebyar Nusantara Masardi menilai KGP adalah ayah terbaik di dunia.

BACA JUGA: Penjelasan RS Mulia Tentang Penyebab Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia

Kalau ada anak atau orang lain mengenal Ki Gendeng kata dia pasti ingin menjadi anak almarhum.

“Almarhum, masyaallah. Ayah terbaik di dunia. Kalau ada seorang anak yang mengenal sosok beliau pasti pengen jadi anaknya. Ia peduli sama orang banyak,” tutur Gebyar seperti dilansir Radar Depok.

BACA JUGA: Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia, Mbah Mijan Bilang Begini

Selain ayah terbaik, Gebyar mengatakan bahwa ayahnya seorang pengemar musik blues. Bahkan almarhum pernah mengeluarkan album pada 2008.

“Musik favoritnya blues, dari dulu sih blues terus, pernah mengeluarkan album blues dengan lirik rohani tahun 2008, kalau enggak salah dua album,” tandasnya.

Selain blues, almarhum juga dikenal sebagai sosok penggemar musik metal.

Yoyo, salah satu kerabat almarhum yang bicara soal KGP dan musik metal.

Yoyo menggenal KGP pada 2013 lalu pada sebuah event musik di Kota Bogor.

“Aku kenal almarhum sebagai sosok seniman. Dia memang luar biasa. Memajukan musik metal di Bogor,” kata Yoyo kepada Radar Depok, yang ditemui di Rumah Duka, Kelurahan Sawangan Lama, Kecamatan Sawangan, Sabtu (6/6).

Seingat Yoyo, Ki Gendeng Pamungkas pernah membuat event band musik di Bogor dengan menghadirkan band papan atas dari nasional hingga internasional.

Namun, menyajikan harga tiket murah bagi penonton.

“Kadang gratis untuk event band metal lokal. Namun, kalau hadirkan band metal nasional dan internasional itu bayar tiket masuk cuma Rp5 ribu sampai Rp20 ribu. Sekelas band impor dari Sandria tiketnya cuma Rp20-25 ribu. Memang totalitas beliau tuh luar biasa di metal underground Bogor dan memang diakui jasa beliau memajukan musik metal di Bogor,” bebernya.

Dia mengaku salut akan sosok almarhum yang tidak pernah berfikir untung rugi di setiap event musik.

Bahkan dia menilai Ki Gendeng memajukan musik metal dan blues, tulus serta totalitas di Bogor.

“Intinya dia tulus orangnya, secara materi habis, begitulah namanya Ki Gendeng Pamungkas. Memang dia penuh dengan kegilaan. Kita sebagai musisi underground khususnya metal, ada wadah di mana dia merangkul, mengayomi. Bahkan jadi guru yang baik, ya kita berterima kasih sama beliau,” paparnya. (rd/dra)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler