Mau Beli Mobil Bekas Berkualitas? Begini Caranya, Simak

Jumat, 19 Agustus 2022 – 00:18 WIB
Ilustrasi logo pasar mobil bekas.Foto: Antara

jpnn.com, TANGERANG - Mobil bekas menjadi salah satu alternatif untuk bisa memiliki kendaraan dengan harga terjangkau.

Namun, untuk mengetahui mobil tersebut baik atau tidak perlu dilakukan terlebih dahulu.

BACA JUGA: Beli Mobil Bekas di OLX Autos, Pria Ini Bawa Pulang Mini Cooper

Hal itu perlu dilakukan agar tidak tertipu saat hendak membeli mobil bekas.

PR & Content Manager OLX Autos Indonesia Nur Rahmah Sari mengatakan ada beberapa proses inspeksi yang bisa dilakukan oleh seseorang sebelum memutuskan membeli mobil.

BACA JUGA: Showroom Mobil Bekas Ludes Terbakar di Bekasi, Belasan Kendaraan Gosong

Dia menjelaskan untuk memeriksa kondisi kendaraan bisa dimulai dengan hal dasar serta mengikuti beberapa langkah yang bisa dilakukan.

"Setidaknya ada 17 langkah yang harus dilakukan untuk memastikan kondisi sebuah kendaraan masih layak atau tidak untuk dibeli dengan harga sesuai yang dikehendaki," kata dia di ICE BSD, Tangerang Selatan, Kamis (18/8).

BACA JUGA: Moladin Ramaikan IIMS Surabaya, Siap Layani Tuker Tambah Mobil Bekas

Dia mengatakan pengguna memeriksa bagian luar untuk melihat kondisi bodi mobil seperti baret atau penyok.

Periksa dan pastikan semua bagian eksterior mobil seperti bumper, spoiler, dan lainnya sudah terpasang dengan baik dan tidak longgar.

"Lakukan pemeriksaan secara menyeluruh," tuturnya.

Setelah melihat secara detail bagian luar mobil, calon pembeli disarankan memeriksakan bagian pencahayaan yang angat penting baik pencahayaan depan maupun belakang.

"Cek kondisi lampu depan dan belakang seperti lampu low-beam, high-beam dan sein apakah dalam kondisi baik, tidak berkedip, redup, ataupun mati," ucap dia.

Setelah itu, periksa bagian mesin dianggap sangat penting.

Langkah yang harus dipersiapkan adalah dengan membuka kap mesin dan periksa apakah mesin berfungsi dengan normal atau tidak.

Pastikan tidak ada suara atau getaran yang bisa mengindikasikan adanya komponen yang longgar.

Selain itu, pemeriksaan V-belt, oli mesin, air radiator juga merupakan hal yang wajib dilakukan seseorang ketika hendak ingin menjual atau membeli kendaraan.

Dia juga mengatakan bahwa pemeriksaan departure angle, break over angle, approach angle juga penting untuk dilakukan.

Pengecekan tersebut bisa dilakukan dengan memperhatikan fisik mobil dari luar.

"Approach angle adalah sudut termiring sebuah jalanan yang dapat dilalui oleh kendaraan. Break over angle adalah titik tertinggi sebuah jalan yang dapat dilalui oleh mobil tanpa menabrak bodi bagian depan mobil," jelas dia.

Kemudian, ujar dia, melakukan pemeriksaan suspensi, pemeriksaan ban, aki mobil, dan yang terpenting juga adalah pemeriksaan kebersihan dari mobil itu sendiri.

Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah pemeriksaan kondisi transmisi dari mobil tersebut, agar nantinya tidak ada masalah di kemudian hari.

"Anda dapat melakukan pemeriksaan kondisi transmisi mobil dengan melakukan perpindahan gigi dan melihat apakah perpindahan gigi tersebut terasa halus," kata dia.

Pemeriksaan pedal rem, dan fitur-fitur seperti SRS (Supplemental Restraint System) atau sistem keselamatan tambahan seperti kantong udara, juga primary restraint system seperti safety belt, dan lain-lain.

Bahan bakar juga perlu dicek untuk memperkirakan kondisi mesin mobil.

"Bahan bakar harus sesuai dengan nomor oktan. Karena banyak pengemudi tidak sadar menggunakan bahan bakar dengan nomor oktan di bawah ketentuan," tegas dia. (Antara/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tak ada Bekas Pengereman Mobil di Lokasi Tewasnya Vanessa Angel dan Suami?


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler