Mayjen TNI I Nyoman Perintahkan Tangkap KST dalam Keadaan Apa pun

Kamis, 02 September 2021 – 14:38 WIB
Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa. Foto: dok. Dispenad

jpnn.com, MANOKWARI - Sebanyak empat anggota TNI AD gugur akibat diserang sekelompok orang tidak dikenal (OTK) di Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis (2/9). 

Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengatakan pelaku penyerangan Pos Koramil Persiapan Kisor diduga dilakukan oleh Kelompok Separatis Teroris (KST).

BACA JUGA: 4 Anggota TNI AD Meninggal Diserang OTK di Papua Barat, 1 Hilang

Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa menyatakan bahwa KST itu berseberangan ideologi dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

"Sejauh ini komunikasi antara anggota TNI di Posramil Kisor dengan masyarakat lokal wilayah Aifat Selatan cukup baik, tidak ada potensi gangguan teritorial, sehingga kami menduga penyerangan Posramil ini dilakukan oleh KST," kata Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa dalam konferensi pers di Markas Kodam XVIII/Kasuari di Manokwari, Papua Barat, Kamis (2/9). 

BACA JUGA: 11 Rumah Dinas TNI AD Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Jenderal bintang dua itu menyatakan telah memerintahkan Komandan Korem 181/PVT Sorong selaku Komandan Komando Pelaksana Operasi untuk mengejar dan mendapatkan anggota-anggota KST itu dalam keadaan apa pun.

 "Saya sudah perintahkan Komandan Kolaops, Korem 181/PVT untuk mengerahkan personel gabungan melakukan pengejaran hingga menangkap kelompok itu," kata dia.

BACA JUGA: Melawan Saat Ditangkap, Pimpinan KKB Pecatan TNI Senat Soll Ditembak

Pangdam menyatakan berdasar keterangan lima anggota selamat, kelompok KST berjumlah lebih dari 30 orang telah menyerang Pos Koramil Persiapan Kisor di Distrik Airfat Selatan itu, sekitar pukul 04.00 WIT, Kamis.

"Lebih dari 30 orang dengan menggunakan senjata tajam (parang) menyerang pagi hari mengakibatkan empat anggota TNI AD gugur, dua lainnya luka bacok, sementara lima anggota lainnya dalam keadaan selamat," kata dia.

Dia  menyebut empat orang anggota TNI AD yang gugur, di antaranya Sersan Dua Amrosius, Prajurit Kepala Dirham, Prajurit Satu Zul Ansari, dan Letnan Satu CHB Dirman, selaku komandan Pos Koramil Persiapan Kisor, sudah dievakuasi ke Markas Kodim 1809/Maybrat, yang dikomandani Letnan Kolonel Infantri Harry Ismail.

"Adapun dua personel lain terluka bacok yaitu Sersan Satu Juliano dan Prajurit Satu Ikbal, sudah dievakuasi untuk menjalani perawatan di RS Maybrat," kata Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler