Membedah Keunggulan Pintaria Sebagai Platform Digital Kartu Prakerja

Senin, 23 Maret 2020 – 23:58 WIB
Co-Founder Pintaria Gerald Ariff dan Direktur Pelaksana Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasar saat menandatangani MoU Kartu Prakerja. Foto: Pintaria

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah menunjuk Pintaria sebagai mitra platform digital resmi bagi program Kartu Prakerja. 

Pintaria sendiri merupakan portal pembelajaran berkelanjutan atau lifelong learning yang dikembangkan oleh HarukaEDU, sebuah perusahaan edutech asli Indonesia.

BACA JUGA: Kartu Prakerja Diluncurkan Sebagai Solusi Alternatif Dampak Covid-19

Bekerja sama dengan universitas dan lembaga pelatihan tepercaya, Pintaria menyediakan berbagai macam program kuliah dan kursus, baik online, offline, maupun blended learning.

“Sebagai pionir lifelong learning platform di Indonesia, kami bangga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun kualitas SDM negeri melalui program Kartu Prakerja,” ujar Co-Founder Pintaria Gerald Ariff, Senin (23/3).

BACA JUGA: Pemerintah Siapkan Payung Hukum Kartu PraKerja

Salah satu kelebihan yang ditawarkan oleh Pintaria sebagai bantuan kepada penggunanya agar dapat memilih pelatihan yang tepat sesuai dengan potensi dan/atau kebutuhan. 

Gerald menjelaskan, pihaknya menyadari bahwa akan ada ratusan bahkan ribuan program pelatihan yang ditawarkan.

Karena kesempatan untuk mengikuti pelatihan ini hanya diberikan seumur hidup sekali, sangat penting bagi peserta untuk mengikuti program pelatihan yang tepat.

“Oleh karena itu, kami akan fokus dalam membantu peserta memutuskan pilihannya,” ujar Gerald. 

Di Pintaria, peserta bisa mendapatkan rekomendasi pelatihan berdasarkan minat dan bakat melalui tes minat dan bakat online gratis.

Selain itu, pengguna Pintaria juga bisa mendapatkan rekomendasi berdasarkan kategori pekerjaan yang diminati atau lowongan pekerjaaan yang tersedia serta lokasi pengguna.

Kelebihan lain Pintaria sebagai platform adalah fitur learning management system (LMS).

Fitur itu terintegasi dan bisa digunakan untuk pelaksanaan pelatihan online, offline, dan blended learning.

Dengan demikian, memudahkan pengguna dan lembaga pelatihan untuk menjalankan dan memonitor pelaksanaan pelatihan.

Adapun kategori pelatihan yang tersedia di Pintaria mencakup pelatihan populer seperti bahasa Inggris, kewirausahaan, digital marketing, coding, sales, kuliner, kecantikan, dan public speaking. (jos/jpnn)


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler