jpnn.com - JAKARTA - Pengamat pendidikan Indra Charismiadji mengatakan, selama ini ada yang salah dengan pelaksanaan pendidikan di Indonesia. Begitu juga, banyak kalangan salah menafsirkan tentang cara memuliakan guru.
"Banyak yang salah paham dengan memuliakan guru. Yang terjadi justru guru dijadikan kaum dhuafa, yang nasibnya harus selalu dikasihani dan dihujani dengan uang," kritik Indra, Sabtu (30/4).
BACA JUGA: Tiap Tahun, Kuota Beasiswa ke Argentina Hangus
Bila cara ini tidak diubah, lanjut Indra, kualitas pendidikan di Indonesia tidak akan beranjak baik. Sebab melihat guru tidak dari kacamata kualitasnya, tapi pada kesejahteraan.
"Saya melihat kualitas guru di Indonesia rata-rata masih di bawah. Kalau ingin memuliakan guru, harusnya meningkatkan kompetensi mereka dan bukan semata pada peningkatan gaji. Buat apa dibayar gaji tinggi, kalau kualitas gurunya rendah karena ini sama saja menghancurkan bangsa," paparnya.
BACA JUGA: Lebih Mudah Belajar Bahasa Spanyol
Metode pelatihan guru pun disorot Indra. Dari penilaiannya, pelatihan guru hanya jadi proyek semata. Guru mau ikut pelatihan kalau ada uang transportnya.
Padahal pelatihan itu penting untuk peningkatan kualitas guru agar tunjangan yang diterima bisa dipertanggungjawabkan kepada masyarakat umumnya, orang tua siswa khususnya. (esy/jpnn)
BACA JUGA: Belajar Bahasa Spanyol di Usakti sambil Nonton Telenovela
BACA ARTIKEL LAINNYA... Kuasai Bahasa Spanyol, Dunia di Genggaman
Redaktur : Tim Redaksi