Menaker Ida Berharap Lulusan Polteknaker tak Menambah Jumlah Pengangguran di Indonesia

Senin, 04 September 2023 – 16:38 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah saat memberikan kuliah umum perdana Tahun Akademik 2023/2024 bertema 'Membangun Sinergi Dunia Pendidikan dan Ketenagakerjaan dalam Menghadapi Era Society 5.0' di hadapan mahasiswa baru Polteknaker di Aula Tridharma, kampus Politeknik Ketenagakerjaan, Jakarta, Senin (4/9). Foto: Dokumentasi Humas Kemnaker

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah berharap agar mahasiswa Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) menjadi lulusan yang istimewa dan tidak menambah jumlah pengangguran di Indonesia.

Hal itu disampaikan Menaker Ida Fauziyah saat memberikan kuliah umum perdana Tahun Akademik 2023/2024 bertema 'Membangun Sinergi Dunia Pendidikan dan Ketenagakerjaan dalam Menghadapi Era Society 5.0' di hadapan mahasiswa baru Polteknaker di Aula Tridharma, kampus Politeknik Ketenagakerjaan, Jakarta, Senin (4/9).

BACA JUGA: Hari Kebangsaan Malaysia, Menaker Ida Sebut Jadi Momen Penguatan Hubungan RI dan Negeri Jiran

"Saya mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru. Anda sudah berada di jalur yang benar. Kalian istimewa, berada di kampus yang istimewa, dikelola secara istimewa. Harapannya menghasilkan lulusan yang istimewa," kata Menaker Ida Fauziyah.

Menaker Ida Fauziyah menegaskan Polteknaker disebut kampus istimewa lantaran 95 persen lulusan Polteknaker diterima di pasar kerja.

BACA JUGA: Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi Sebut Animo Pendaftar Polteknaker Tahun Ini Luar Biasa

Hanya 5 persen lulusan Polteknaker tak masuk pasar kerja, karena untuk melanjutkan pendidikan.

"Harapannya lulusan Polteknaker 95, 96, 97 persen diterima di pasar kerja. Namun terpenting, alumni Polteknaker tak menambah jumlah pengangguran baru di Indonesia. Buat apa dibangun Polteknaker, kalau hanya menjadi beban pengangguran," tegasnya.

BACA JUGA: Gelar Dies Natalis ke-6, Polteknaker Cetak Tenaga Unggul, Kompeten, dan Siap Kerja

Menaker Ida Fauziyah menambahkan di tengah dinamika dan transformasi ketenagakerjaan dan pendidikan, Polteknaker harus dapat menghadapi perubahan-perubahan dan menciptakan sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Kemudian mendorong kewirausahaan, pengembangan kemampuan digital, program pelatihan dan adaptasi, dan peningkatan mobilitas ketenagakerjaan.

"Antara dunia pendidikan dan ketenagakerjaan dibutuhkan sinergi dalam perbaikan kualitas sumber daya dalam standar kehidupan sosial yang terus berkembang di masyarakat global," terangnya.

Menurutnya, sistem pendidikan dan ketenagakerjaan yang tepat akan membawa kemajuan bagi suatu negara dan peradaban dunia.

Suasana kuliah umum semakin dinamis dan interaktif saat Menaker Ida membuka sesi tanya jawab dengan para mahasiswa Polteknaker.

Kuliah umum selama 2 jam, menggerakkan semangat para mahasiswa untuk terus meningkatkan wawasan dan kompetensinya. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler