Menaker Ida Fauziyah Minta Pekerja Migran jadi Duta Penempatan Secara Prosedural

Minggu, 26 Februari 2023 – 23:47 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah di sela-sela kunjungan kerjanya di Arab Saudi menyempatkan bertemu sejumlah pekerja migran Indonesia di Shelter Ruhama Ummul Hamam KBRI Riyadh, Minggu (26/2). Foto: Dokumentasi Humas Kemnaker

jpnn.com, RIYADH - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah meminta para pekerja migran Indonesia menjadi duta penempatan secara prosedural bagi masyarakat di daerahnya saat pulang ke tanah air.

Hal itu disampaikan Menaker Ida Fauziyah saat menemui sejumlah pekerja migran Indonesia yang tengah bermasalah di sela-sela kunjungan kerjanya di Arab Saudi, Minggu (26/2).

BACA JUGA: Bertemu Dubes RI untuk Saudi, Menaker Ida Tinjau Kesiapan KBRI Riyadh Terapkan SPSK

Menaker Ida menemui para pekerja migran tersebut di Shelter Ruhama Ummul Hamam KBRI Riyadh.

Dalam pertemuan tersebut, Menaker Ida Fauziyah mengingatkan pentingnya menjadi pekerja migran secara prosedural dan melalui mekanisme yang benar.

BACA JUGA: Menaker Ida Bertemu Dubes RI untuk Yordania Bahas Potensi Kerja Sektor Garmen Bagi PMI

Melalui penempatan secara prosedural, lanjut dia, pemerintah dapat memberikan perlindungan kepada pekerja migran Indonesia, mulai dari sebelum, selama, hingga pulang bekerja dari negara penempatan.

"Jika ibu ingin kerja lagi, maka gunakanlah prosedur dan mekanisme yang betul. Datanglah ke LTSA (Layanan Terpadu Satu Atap). Jadi kerja itu tidak sembunyi-sembunyi," pesan Menaker Ida Fauziyah.

Dia menegaskan jika secara prosedural dan mekanisme yang benar, pekerja migran akan mendapat kejelasan mengenai kontrak kerjanya maupun hal penting lainnya.

"Ada kontrak kerjanya, di sini bersama siapa, digaji berapa, haknya apa, kewajibannya apa. Itu semuanya diatur. Kalau sudah seperti itu, negara memberikan kewajibanya, memberikan perlindungannya," tegasnya.

Lebih lanjut Menaker Ida Fauziyah meminta para pekerja migran tersebut agar saat nanti pulang ke tanah air menjadi duta penempatan secara prosedural bagi masyarakat di daerahnya.

"Kepada ibu-ibu nanti ngasih (memberi) tahu kepada saudara-saudaranya yang lain, kepada tetangganya kalau ingin bekerja ke luar negeri, maka bekerjalah sesuai dengan prosedur. Jangan mau diiming-imingi oleh sponsor yang tidak bertanggung jawab," pesannya.

"Jadi sekali lagi saya berharap ibu-ibu menjadi duta bagi penempatan prosedural," imbuh Menaker Ida Fauziyah. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler