Menaker Ida: Total Program TKM Diberikan Pada 100 Ribu Pelaku Usaha Mikro

Jumat, 06 Agustus 2021 – 16:45 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyerahkan bantuan program Tenaga Kerja Mikro (TKM) untuk pelaku usaha. Foto: Kemenaker

jpnn.com, MOJOKERTO - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah bertemu dengan sejumlah kepada pelaku usaha dan pedagang kaki lima (PKL) di Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (5/8).

Kedatangan Ida Fauziyah untuk menyerahkan bantuan program Tenaga Kerja Mandiri (TKM).

BACA JUGA: Ida Fauziyah Beberkan Syarat Penerima BSU 2021

"Secara total program TKM ini akan diberikan kepada 100 ribu pelaku usaha mikro dan ultra mikro," jelasnya.

Menurutnya, TKM merupakan upaya yang dilakukan oleh Kemenaker untuk menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha bagi masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19 dan kebijakan PPKM Level 4.

BACA JUGA: Pekerja Harus Tahu, Ini Beda BSU 2021 dan Tahun Lalu

"Keduanya berakibat pada pelemahan perekonomian," kata Menaker Ida.

Menaker Ida mengakui nilai program TKM ini tak seberapa. Meski begitu, dia berharap program TKM dapat membantu pelaku usaha mikro dan ultra mikro untuk tetap bertahan.

BACA JUGA: Sip! Kemenaker Sudah Kantongi Data Calon Penerima BSU 2021

"Mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa meringankan beban sakaligus menjadi modal usaha kembali, serta meringankan beban teman-teman pelaku usaha mikro," kata Menaker Ida.

Menaker Ida menyerahkan bantuan program TKM kepada 5 kelompok usaha dan PKL di Mojokerto. Yaitu Kelompok Usaha Tanjangrono; Kelompok Usaha Kedungmaling; Kelompok Usaha Karangmojo; Kelompok Usaha PPKL Gajah Mada Indonesia; dan Kelompok Usaha PPKL Pedagang Bangsal.

Kepada pelaku usaha dan masyarakat, Menaker Ida juga mengingatkan untuk tetap tertib menerapkan protokol kesehatan. Karena salah satu pilar utama pengendalian angka kasus COVID-19 adalah seberapa tertib masyarakat menerapkan protokol kesehatan.

"Sehingga nanti yang wilayah PPKM level 4 misalnya, nanti bisa turun menjadi level 3, dan terus turun sampai benar-benar hilang. Dan itu dimulai dari seberapa tertib kita menerapkan protokol kesehatan," ujar Ida Fauziyah. (jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler