Menanti Perubahan Strategi Indra Sjafri

Rabu, 13 Agustus 2014 – 08:51 WIB
Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - BANDAR SERI BEGAWAN - Satu kekalahan dan satu hasil imbang dari dua laga jelas bukan hasil yang diharapkan oleh Timnas U-19 di Hassanal Bolkiah Trophy (HBT) 2014.

 

Karena itu, tekad bangkit digaungkan oleh skuad proyeksi Piala AFC U-19 menghadapi Vietnam di Hassanal Bolkiah national Stadium, sore nanti.
       
Kekalahan, bagi Indra Sjafri, bukanlah pukulan yang sangat telak bagi pemainnya. Karena itu, dia menolak jika disebut pemainnya sedang mengalami masalah psikologis akibat kekalahan di luar dugaan itu.
       
"Tidak begitu (terpukul), biasa saja. Kami tahu bahwa kami sudah bekerja maksimal," ujarnya melalui pesan singkat, kemarin (12/8).
       
Sama seperti evaluasi di laga sebelumnya, masalah klasik minimnya efektifitas dan kemampuan lini depan diutarakan oleh Indra. Nah, melawan Vietnam, Indra kembali mengulang evaluasi terkait penyelesaian akhir.
    
Evaluasi yang sejatinya telah dilakukan berkali-kali sejak tur Nusantara I, Tur Timur Tengah, dan Tur Nusantara II, namun sampai saat ini tak kunjung ditemukan solusinya.
       
"Salah satu yang harus ditingkatkan adalah variasi serangan di lini depan," terang Indra.
       
Variasi yang dituntut oleh Indra untuk dijalankan oleh pemainnya, dengan formasi baku 4-3-3 selama ini. Sayangnya, tuntutan untuk lebih variatif di lini depan itu tidak dibarengi dengan variasi skema di Timnas U-19. Sejauh ini, Indra kerap memainkan tiga striker dengan dua striker bertipikal winger
       
Apakah bakal ada perubahan? Indra tidak menyebut dengan pasti, hanya, dia mengakui jika timnya memang kerap buntu saat menghadapi lawan yang bermain dengan total defense, seperti yang ditunjukkan Brunei, startegi yang sama juga pernah ditunjukkan klub-klub saat tur nusantara lalu
       
Namun, usaha Indra untuk bisa meraih poin penuh dari Vietnam U-19 sore nanti tidak akan mudah. Sebab, dua pemain pilarnya, Putu Gede dan Zulfiandi dipastikan absen di laga menentukan nasib Indonesia untuk bisa lolos ke babak berikutnya.
       
Zulfiandi harus cedera setelah mebgalami cedera di kakinya, saat laga melawan Brunei. Sementara, Putu Gede harus menjalani hukuman akumulais kartu kuning.
       
Vietnam pun sama dengan Indonesia, yang kemungkinan tak turun dengan skuad inti. Sang pelatih, Guillaume Graechen menegaskan bakal melakukan rotasi, karena sebelumnya komposisi timnya takluk 0-2 dari Malaysia.
       
"Kami akan terus merotasi tim di setiap pertandingan. Itu sudah menjadi kebijakan saya," ucapnya seperti dilansir Brunei Times. (aam)

BACA JUGA: Susul Lahm, Klose Putuskan Pensiun Dari Timnas Jerman


Indonesia U-19 (4-3-3)

BACA JUGA: Madrid Banderol Di Maria Rp 1,2 Triliun

Awan Setho (Gk)
FatchuRachman, Hansamu Yama", Sahrul"Kurniawan, Ricky Fajrin
Paulo Sitanggang, Hargianto, Evan Dimas"
Maldini Pali, Muchlis Hadi Ning, Ilham Udin
"
Pelatih: Indra Sjafri

Vietnam U-19 (4-3-3)

BACA JUGA: Dortmund tak Ingin Hummels Ikutan Hengkang

Le Van Truong (gk)
Van Long, Dong Trieu,Van Thiet, Nguyen Phong
Nguyen Tuanh Anh," Duc Huy, Van Tanh
Trum Tinh, Chong Phuong, Van Toan

Pelatih: Guillaume Graechen

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ancelotti Sudah Relakan Di Maria Pergi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler