Mengaku Salah Galang Dana, Yusuf Mansur Minta Maaf

Jumat, 19 Juli 2013 – 00:01 WIB
JAKARTA - Dai kondang Yusuf Mansur mengakui kesalahannya karena telah menghimpun dana masyarakat dalam jumlah besar untuk investasi pembangunan hotel. Ia mengaku tidak mengetahui ada aturan yang melarang tentang hal itu.

"Karena ini dianggap salah maka saya tutup (patungan usaha-Red), maka itu saya minta maaf," ucap Yusuf usai menghadiri acara buka puasa bersama Menteri BUMN dan Ketua Baznas di Jakarta, Kamis (18/7) malam.

Dia menegaskan, tidak ada sedikit pun niatan buruk dalam usaha patungan yang dia himpun. "Saya itu tidak tahu segala hal. Saya tidak mengerti tentang pasar modal," kilahnya.

Karenanya ustadz muda itu membantah anggapan bahwa usaha penggalangan dana yang dilakukannya sebagai bentuk investasi bodong. Ia beralasan, kesalahan itu karena ketidaksengajaan. "Ilegal itu kan kalau sengaja saya salah, saya itu spiritnya baik, bagaimana bisa masyarakat punya sesuatu, jadi nggak asing melulu yang punya," harap dia.

Namun demikian Yusuf mengaku siap jika akhirnya harus berurusan dengan pihak berwenang. Ia bahkan tak sekalipun gentar jika nanti dipanggil Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Saya tunggu kalau dipanggil OJK," ujarnya.

Saat diminta menjelaskan lebih jauh tentang patungan yang dananya akan digunakan untuk pembangunan hotel itu dengan tegas Yusuf berkelit. "Udeh itu aje, udah jadi berita," tutupnya.

Sebelumnya, ada anggapan bahwa usaha patungan yang dilakukan Ustadz Yusuf Mansur menyalahi aturan karena legal, lantaran belum mempunyai lembaga amil zakat. Menurut Pengamat pasar modal Yanuar Rizki, setiap usaha yang melakukan penghimpunan dana masyarakat seharusnya hanya bisa dilakukan oleh lembaga yang mempunyai izin. (chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pusat Tolak Permintaan 131 Pemda Ikut Rekrut CPNS

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler