Menghidupkan Kembali Sejarah BMW 1600 GT Convertible

Selasa, 01 Januari 2019 – 23:30 WIB
BMW 1600 GT Convertible. Foto: BMW

jpnn.com - Didasari pada kesadaran sejarah yang tinggi, para pekerja di pabrik BMW Dingolfing, Jerman dan dukungan BMW Group Classic, kembali memberikan nyawa pada unit yang mereka sebut BMW 1600 GT Convertible.

Sedan klasik atap terbuka itu mendapat restorasi setelah kurang lebih 51 tahun terparkir di garasi seorang kolektor. Riwayatnya, sedan tersebut menjadi saksi ketika Glas selaku produsen saat itu dikuasai oleh BMW pada 1955 silam.

BACA JUGA: Inilah Wajah Baru Head of Marketing BMW Indonesia

Sebelum berpindah ke pabrikan yang bermarkas di Munich, dua model prototipe yang dikenal dengan nama Glas GT itu meninggalkan pabrikan Dingolfing untuk pertama kalinya pada 1967.

Keduanya menjalani uji jalan. Namun, satu mobil mengalami kecelakaan. Sedangkan satu unit lagi diberikan kepada Herbert Quandt, pemegang saham utama BMW AG kala itu.

BACA JUGA: Porsche dan BMW Ingin Lampaui Tesla Dalam Hal Ini

Selama bertahun-tahun, mobil dua pintu ini berada di keluarga Quandt. Hingga akhirnya seorang pengusaha asal Fürth di Provinsi Franconia, Jerman meminangnya. Namun, atas dasar mengambalikan ingatan akan sejarah BMW, mobil itu pun diboyong kembali ke Dingolfing yang kini menjadi salah satu pabrik BMW.

Di sana lah Glas GT yang kemudian dijadikan mobil produksi massal bernama BMW 1600 GT Convertible mendapatkan sentuhan ulang dengan nuansa baru. Bodi mobil dilabur kelir perak dan atap kanvas serta kulit pelapis jok berwarna merah.

BACA JUGA: BMW dan Pertamina Dirikan Stasiun Pengisian Mobil Listrik

BMW GT 1600 Convertible mengadopsi mesin 1.600 cc milik BMW 1600 TI bertenaga 105 Hp. (mg8/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Paket Modifikasi BMW M850i xDrive, Gahar!


Redaktur & Reporter : Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler