Mengusik Taiwan Sama Saja Mengancam Keamanan Jepang, China Sudah Diperingatkan

Jumat, 25 Juni 2021 – 17:45 WIB
Kapal-kapal pengawal perusak radar Komando Armada Timur Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) bersiaga di Laut China Timur untuk melakukan latihan tempur pada akhir Januari 2021. ANTARA/HO-China Military/mii/am.

jpnn.com, TOKYO - Menteri Pertahanan Jepang Nobuo Kishi dengan tegas mengatakan bahwa keamanan Taiwan secara langsung terkait dengan keamanan Jepang, sebuah peringatan halus untuk China yang belakangan makin agresif terhadap Taipei.

"Perdamaian dan stabilitas Taiwan terhubung langsung ke Jepang dan kami memantau dengan cermat hubungan antara China dan Taiwan, serta aktivitas militer China," kata Kishi dalam wawancara dengan Bloomberg, Kamis (24/6).

BACA JUGA: Peringatan Tragedi Tiananmen, Taiwan Minta Komunis Kembalikan Kekuasaan kepada Rakyat China

"Ketika China memperkuat militernya, keseimbangannya dengan Taiwan sangat mengarah ke pihak China," ujarnya.

Dia menambahkan bahwa kesenjangan antara Taiwan dan China semakin melebar setiap tahun.

BACA JUGA: Abaikan Amarah China, Amerika Tetap Kirim Kapal Perang ke Selat Taiwan

Kishi pada awal Juni mengatakan kepada sub-komite keamanan dan pertahanan Parlemen Eropa bahwa China memperluas anggaran pertahanan nasionalnya secara besar-besaran.

"Masyarakat internasional harus datang dengan satu suara untuk mendekati China," katanya saat itu.

BACA JUGA: Taiwan Tak Kunjung Mendapatkan Vaksin COVID-19, Gegara Campur Tangan China?

Sebuah kapal perang AS pekan ini berlayar melalui jalur perairan sensitif yang memisahkan Taiwan dari China -- Selat Taiwan, sepekan setelah Taiwan melaporkan 28 pesawat angkatan udara China, termasuk pesawat tempur dan pembom berkemampuan nuklir, memasuki zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) Taiwan.

Ketegangan militer antara Taiwan dan China telah meningkat selama setahun terakhir, dengan Taipei mengeluhkan bahwa China berulang kali mengirim angkatan udaranya ke zona pertahanan udara Taiwan. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler