Menjadikan Hasil Jepretan Ponsel tak Kalah DSLR

Kamis, 25 September 2014 – 18:07 WIB
Yunita Dinny ADENNYAR WCAKSONO/RADAR SEMARANG/JPNN.com

jpnn.com - MESKI kebanyakan kaum perempuan lebih suka selfie (memotret diri sendiri, red) dengan gadgetnya, tidak demikian dengan Yunita Dinny. Wanita cantik kelahiran Tegal 14 Februari 1978 ini, justru lebih suka menghasilkan karya menarik dengan kamera ponselnya.

Bahkan jemarinya sangat lincah memencet shutter yang ada di ponselnya ketika menemukan sesuatu yang unik. “Saya memotret apa yang saya suka. Dan saya suka, apa saya potret ini simpel saja,” kata Dinny, sapaan akrab Yunita Dinny ini.

BACA JUGA: 62 Persen Karyawan di Jakarta tak Bisa Tidur Nyenyak

Lantaran hobinya memotret, kemanapun Dinny pergi, selalu ditemani laptop, kacamata dan perangkat lainnya. “Motret pas ingin motret, apa saja yang ada di depan saya, maka saya jadikan objek. Biasanya insidentil sesuai dengan mood saya,” akunya.

Tak jarang kebiasaannya ini menuai kritik dari beberapa temannya. Kerap dibilang kurang kerjaan atau apapun. Namun Dinny mengaku cuek dan tetap momotret, tak terlalu ambil pusing gunjingan teman-temannya. Dinny kini sedang getol memotret menu kuliner atau food photography. “Cuek saja, terserah mau dibilang apa. Hobi orang kan masing-masing beda,” tegas Manager The Hills Dinning Restaurant ini.

BACA JUGA: Awas, Banyak Virus di Kantor Anda

Kepada Radar Semarang (Jawa Pos Grup) Dinny mengaku memulai hobi barunya di bidang fotografi sejak meniti karir di bisnis restorant di Semarang. “Menurut saya, foto-foto makanan sangat unik dan menarik. Apalagi table top yang saat ini lagi ngetren di media sosial Instagram,” paparnya.

Penyuka fresh juice dan grill ini lebih suka memotret lewat ponsel ketimbang menggunakan kamera profesional. Alasannya sederhana, lebih simpel dan tidak ribet. Selain itu, fotografi ponsel menyimpan tantangan tersendiri.

BACA JUGA: Ibu Hamil Minum Obat Antidepresan Berisiko Keguguran

”Bagaimana caranya agar hasil jepretan ponsel tidak kalah dengan bidikan kamera DSLR, sehingga bisa diunggah di Instagram,” kata pemilik akun Instagram @dhidiary ini.

Meski ogah disebut sebagai fotografer, karyanya kerap terpilih untuk displai pameran komunitas eksplore Semarang.

“Tiada hari tanpa jepret, ngedit, dan unggah foto ke Instagram. Apalagi ketika dapat notifikasi logo di fitur, rasanya seneng banget!” katanya. (den/ida)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bordir Seksi dan Simpel, Hapus Kesan Tua dan Ketinggalan Zaman


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler