Menkeu Takut Anak Buah Stres

Rabu, 14 April 2010 – 18:21 WIB

JAKARTA--Sejak mencuatnya kasus penggelapan pajak, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengakui bahwa karyawannya termasuk pegawai didalamnya, menanggung beban psikologisHal ini tergambarkan saat Sri Mulyani menyampaikan hasil rapat pimpinan di lingkungan Kemenkeu kepada wartawan, Rabu (14/4).

''Saya sudah minta Irjen untuk mengawasi berbagai titik rawan

BACA JUGA: Sementara, Tak Ada Kaitan SJ dengan Jaksa

Bukan hanya perbidang kerja tapi hingga ke tata kelola dan tingkah laku
Terutama di Ditjen Pajak dan Bea Cukai

BACA JUGA: Sejuta Lebih PNS tak Punya Rumah

Agar karyawan ini diberikan kepastian dan tidak lagi terbebani hanya karena ulah satu atau dua orang
Agar penilaian (negatif) tidak melebar kemana-mana dan beban psikologis tidak ada lagi,'' kata Sri Mulyani.

Dikatakan Sri Mulyani, mekanisme reformasi birokrasi dan mekanisme koreksi saat ini terus berjalan

BACA JUGA: PPATK Setor Lagi Rekening Mencurigakan

Terutama terhadap kinerja para pejabat dalam melaksanakan tugasnya''Kita ingin semuanya transparan dan mencari deteksi dini dalam pengawasanKita inginkan, pengawasan tetap berjalan seiring dengan sistemArtinya jangan sampai sistem jadi tergangguKarena sistem ini harus tetap berfungsi dengan kepercayaan diri, rasa aman,diperlakukan adil dan proporsional,'' katanya.

Sri Mulyani pun berjanji, akan memberikan akses yang seluas-luasnya bagi kerja Irjen dan KITSDA melakukan pengawasan bagi seluruh karyawan di KemenkeuNamun diingatkannya, jangan sampai pengawasan tersebut justru mengganggu kinerja dan sistem kerja.''Kecurigaan itu boleh ada namun spiritnya jangan sampai semua dicurigai hingga mengganggu sistem kerja,'' katanya.

Sementara itu, mengenai usulan remunerasi Kemenkeu yang diminta banyak pihak untuk dihentikan, kata Sri Mulyani, usulan bukanlah pilihan yang baik''Karena kita sudah berkomitmen reformasi birokrasi terus dijalankanKarena saya yakin, masih ada yang bekerja dengan baikKita juga akan pantai terus ukuran kinerja dan juga integritas termasuk kejujuran pegawai,'' katanya.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sjahril Siap Dikonfrontir dengan Susno


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler