Menpora Amali Pimpin Upacara Pengukuhan Kontingen SEA Games 2021

Minggu, 08 Mei 2022 – 22:51 WIB
Suasana pengukuhan atlet SEA Games 2021 Hanoi di Hall Basket Senayan, Sabtu (8/5). Foto: Amjad/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Kontingen tim Indonesia untuk SEA Games 2021 dikukuhkan di Hall A Basket Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (8/5). 

Dalam pengukuhan tersebut, Menpora Zainudin Amali tampil sebagai inspektur upacara.

BACA JUGA: Bagi yang Pernah Melihat Mobil Pemudik Ini Tolong Lapor Polisi, Lihat Baik-Baik

Turut hadir dalam acara ini, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, Ketua Chef de Mission (CdM), Kontingen Indonesia SEA Games 2021 Ferry J Kono, Wakil Ketua CdM Ade Lukman dan atlet serta ofisial kontingen Indonesia.

Upacara pengukuhan ini berlangsung dengan khidmat antara lain diisi dengan laporan Ketua CdM Ferry J Kono melaporkan kesiapan tim Indonesia, kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan yang dilakukan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari kepada para kontingen Indonesia.

BACA JUGA: Istri Banjir Pesanan Pempek Jelang Lebaran, Pria PNS Ini Malah Mengamuk, Ujungnya Pahit

Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan janji atlet dan penyerahan bendera merah putih dari Menpora Amali kepada Ketua NOC Indonesia. Dan, dari Ketua NOC Indonesia kepada Ketua CdM.

Dalam arahannya saat memimpin upacara pengukuhan ini, Menpora Amali mengaku bersyukur Indonesia masih bisa berpartisipasi dalam ajang SEA Games ke-31 di Vietnam. Walaupun kita masih dalam situasi pandemi COVID-19.

BACA JUGA: Viral Remaja Tembaki Pengendara, Polisi Langsung Bergerak, Ini Hasilnya

"Namun, sebagai tanda persahabatan kami terhadap negara-negara Asia Tenggara, maka kami mengirimkan kontingen untuk berlaga di dalam SEA Games yang ke-31 di Vietnam tahun ini," kata Menpora Amali.

Menpora Amali menjelaskan, pengiriman kontingen Indonesia pada SEA Games 31 Vietnam ini adalah yang pertama kali menggunakan paradigma baru tentang pembinaan prestasi olahraga nasional setelah adanya arahan Presiden Joko Widodo pada peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-37 tahun 2020.

Dalam arahannya, Presiden meminta Menpora, KOI dan KONI untuk melakukan review total tentang ekosistem pembinaan prestasi olahraga nasional.

"Arahan dan perintah Presiden itu langsung kita wujudkan dalam perubahan Undang-Undang nomor 11 tahun 2022 Tentang Keolahragaan, yang didahului dengan Perpres nomor 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional," jelasnya.

Dengan demikian, lanjutnya, satu pembeda antara SEA Games ke 30 Filipina dan SEA Games ke 31 Vietnam adalah jumlah kontingen yang diberangkatkan baik atlet official yang berkurang hampir 50 persen.

Namun, dipastikan atlet yang berangkat benar-benar akan bisa menunjukkan prestasi yang membanggakan.

"Kami tidak asal-asalan mengirim atlet, kita tidak asal-asalan mengirim kontingen. Namun, semua kalian yang ada, atlet ini sudah melalui dengan ukuran-ukuran yang dilakukan tim review," katanya.

Tim review sendiri terdiri dari akademisi, praktisi dan juga ada perwakilan dari KONI dan KOI. Mereka dipastikan mendiskusikan berdasarkan catatan prestasi, treck record dan pertimbangan-pertimbangan lainnya yang dimiliki oleh atlet.

"Jadi saya ingin mengatakan bahwa pengiriman atlet kali ini InsyaAllah kami upayakan seobyektif mungkin berdasarkan dengan parameter-parameter dan ukuran-ukuran yang bisa dipertanggungjawabkan," ungkapnya.

Menpora Amali mengakui, hal ini merupakan sesuatu yang baru sebagai perubahan paradigma dalam pembinaan olahraga prestasi.

Sebab, pemerintah memiliki target prestasi olahraga di olimpiade bukan sekadar SEA Games dan Asian Games.

"Jadi mulai sekarang mimpi para atlet terutama cabang-cabang olahraga olimpik mimpinya harus olimpiade, tidak bisa lagi hanya sekedar bermimpi tampil di event yang di bawahnya," katanya.

Menpora Amali berharap pengiriman kontingen SEA Games ini menjadi persiapan atlet untuk mempersiapkan diri mengikuti kualifikasi olimpiade Paris 2004 yang tidak akan lama lagi.

"Maka berjuanglah, bertandinglah semaksimal mungkin karena hasil yang akan kalian tunjukkan di SEA Games ini akan menjadi ukuran dan mudah-mudahan akan menjadi modal untuk lolos kualifikasi Olimpiade Paris 2024," harapnya

Sementara itu, dalam laporannya Ketua CdM Kontingen SEA Games Vietnam, Ferry J Kono mengatakan tim Indonesia akan mengikuti 32 cabang olahraga dari 41 cabor yang akan dipertandingkan.

"Kontingen Indonesia terdiri dari 313 atlet putra dan 186 atlet putri. Sehingga total 499 atlet, 214 orang ofisialnya dan tim cdm s63 orang yang akan bertugas di Vietnam," ungkapnya.

Menurutnya, jadwal keberangkatan atlet dan ofisial dilakukan secara bertahap dimulai sejak tanggal 3 sampai 18 Mei 2022 nanti. Hingga saat ini sebanyak 10 cabor sudah diberangkatkan.

BACA JUGA: Bagi yang Pernah Melihat Mobil Pemudik Ini Tolong Lapor Polisi, Lihat Baik-Baik

"Sehingga masih ada 24 cabang olahraga yang akan berangkat nanti," katanya.(antara/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler