Menpora Bangga Ni Nengah Rebut Medali di Paralimpiade 2016

Jumat, 09 September 2016 – 10:36 WIB
Ni Nengah Widiasih. Foto: Kemenpora

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bangga dan menyampaikan rasa syukur dengan keberhasilan atlet angkat beban, Ni Nengah Widiasih yang berhasil mempersembahkan medali pertama bagi Kontingen Indonesia di Paralympic Games Rio 2016, Brasil, Jumat (9/9) WIB. 

Ini menjadi kado bagi seluruh masyarakat Indonesia yang merayakan Hari Olahraga Nasional (Haornas) pada 9 September. “Selamat dan terima kasih buat Ni Nengah Widiasih yang telah merebut medali perunggu di paralympic, saat kita tengah memperingati Haornas. Dengan satu medali perunggu ini, Indonesia sudah memastikan tradisi medali di paralimpiade,” kata Menpora mengomentari keberhasilan Ni Nengah Widiasih.

BACA JUGA: Mulus, Si Kidal Kerber Atasi Wozniacki di Semifinal US Open

Ni Nengah berhasil mendapatkan perunggu di kompetisi powerlifting kelas -41 kg dengan total angkatan 96Kg.  Medali emas nomor ini diraih lifter Turki, Nazmiye Muratli dengan angkatan 104kg yang juga merupakan rekor baru paralimpiade dan rekor dunia. Sementara perak direbut atlet China Cui Zhe.

Bertanding di bawah suhu 21 derajat celcius di Riocentro Pavilion 2, Ni Nengah menujukkan kemampuan terbaiknya di antara delapan peserta yang turun di kelas ini. Raihan perunggu Paralimpiade 2016  menambah catatan prestasi internasional wanita asal Pulau Dewata ini yang sebelumnya medali perak Asian Para Games 2014 dan perunggu di Kejuaraan Dunia 2014 di Dubai.

BACA JUGA: Lupakan Rekor Buruk, PSM Pede Tundukkan Semen Padang

“Mudah-mudahan paralimpian Indonesia lain yang tampil di Rio de Janeiro termotivasi untuk mengukir prestasi, bahkan bisa mempersembahkan emas bagi Merah Putih,” tambah Menpora yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur untuk mengikuti perayaan puncak peringatan Haornas yang akan digelar di Stadion Delta Sidoarjo pada Jumat (9/9).

Paralimpiade 2016 berlangsung 7-18 September 2016. Di ajang antar atlet difable paling bergengsi ini, Indonesia mengirimkan sembilan atlet, lebih banyak dari jumlah kontingen Paralimpiade 2012 yang hanya mengirimkan empat atlet.

BACA JUGA: Taklukkan Serena Williams, Petenis Ceko Cetak Sejarah di US Open

Dengan jumlah atlet yang lebih banyak pada Paralimpiade 2016, Menpora berharap Indonesia bisa meraih medali lebih banyak. Pada Paralimpiade 2012, Indonesia membawa pulang satu medali perunggu lewat petenis meja Dian David Jacobs yang kembali akan berjuang di Paralimpiade 2016. Menpora juga memastikan, bonus dan tunjangan hari tua bagi atlet paralimpiade berprestasi, sama dengan yang diberikan untuk atlet olimpiade. (adv/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rombak Skuat, Persija Pinjamkan Dua Pemain Ini


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler